KPK Tangkap Lima Orang di Bengkulu

Damar Iradat    •    Selasa, 20 Jun 2017 14:41 WIB
ridwan mukti
KPK Tangkap Lima Orang di Bengkulu
Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap lima orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu. Satu di antaranya Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti.
 
"Benar, hari ini KPK melakukan OTT di Bengkulu. Kita mengamankan lima orang di lokasi," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa 20 Juni 2017.
 
Selain mengamankan lima orang, KPK juga menyita sejumlah uang yang ditaruh di dalam kardus. Febri menjelaskan, diduga ada transaksi antara pihak swasta dan penyelenggara negara setempat.
 
Lima orang itu akan diterbangkan ke Jakarta sore ini buat diperiksa lebih lanjut. "Kami akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum penentuan status hukum mereka. KPK memiliki waktu paling lama 24 jam," ujarnya.
 
Dari informasi awal, Ridwan Mukti ditangkap bersama istrinya Lili Madari, dan seorang kontraktor yang diduga sebagai penyuap. Belum diketahui secara pasti perkara apa yang membuat mereka diamankan KPK.
 
Soal informasi itu, Febri belum bisa membeberkan kepada pewarta. "Saya koordinasikan dan cek terlebih dahulu persisnya," kata Febri.
 
Kasubid Humas Polda Bengkulu, Kompol Mulyadi, membenarkan ada kegiatan tangkap tangan yang dlakukan penyik KPK. "Iya benar, istri gubernur, gubernur dan seorang kontraktor bersama tim KPK sedang berada di Direskrimsus," kata Mulyadi dikutip dari Antara.
 
Namun, Mulyadi menolak memberikan keterangan lebih lanjut terkait kasus dan barang bukti yang disita tim KPK. Sepanjang bulan Ramadan, KPK cukup rajin melakukan operasi tangkap tangan. Terhitung, operasi tangkap tangan ini merupakan ke-4 kalinya sepanjang bulan puasa.
 


(FZN)

Sikap Setnov di Persidangan akan Menambah Berat Hukuman

Sikap Setnov di Persidangan akan Menambah Berat Hukuman

2 minutes Ago

Sikap Setya Novanto yang memilih diam tidak menjawab Hakim di dalam sidang akan menjadi poin ya…

BERITA LAINNYA