Hakim Tipikor Minta KPK Periksa 13 Perusahaan Andi Narogong

Damar Iradat    •    Jumat, 13 Oct 2017 20:37 WIB
korupsi e-ktp
Hakim Tipikor Minta KPK Periksa 13 Perusahaan Andi Narogong
Terdakwa kasus korupsi KTP elektronik Andi Agustinus alias Andi Narogong. Foto: Antara/Hafidz Mubarak

Metrotvnews.com, Jakarta: Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menginstruksikan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 13 perusahaan yang diduga milik Andi Agustinus alias Andi Narogong. Hal itu penting untuk membongkar kasus korupsi KTP elektornik (KTP-el).
 
"Pertanyaan saya, apakah sudah pernah ada pemeriksaan atau mungkin audit terhadap ke 13 perusahaan ini? Saya kira ini suatu hal yang sangat penting," kata Ketua Majelis Hakim Jhon Halasan Butarbutar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat 13 Oktober 2017.

Baca: KPK Kantongi Bukti Korupsi KTP-el di Amerika 

Jaksa KPK menjelaskan, saat ini pihaknya sedang memeriksa 13 perusahaan tersebut. Identitas dan profil ke-13 perusahaan itu juga sudah dikantongi.
 
Hakim John memerintahkan pemeriksaan ke-13 perusahaan itu segera dirampungkan. Majelis hakim berpendapat, pemeriksaan itu untuk menelusuri apakah 13 perusahaan itu masih terkait dengan kasus KTP elektronik.
 
"Barang kali ini hal yang relevan dikaitkan dengan perkara ini," kata Hakim Jhon.
 
Saat dikonfirmasi seusai persidangan, Jaksa KPK Irene Putri mengatakan, instruksi majelis hakim bukan untuk mengaudit. Perintah hakim semata-mata memeriksa 13 perusahaan tersebut.
 
"Mungkin apakah kami sudah memeriksa lebih lanjut perusahaannya Andi, ya kita sudah (periksa)," ujar Irene.

Baca: Irman Minta Pemindai Buatan Johannes Marliem Diprioritaskan

Irene memastikan, sejauh ini ada 13 perusahaan Andi Narogong yang ditemukan KPK. Namun, jaksa belum berencana mengkonfrontir hasil pemeriksaan 13 perusahaan itu kepada Andi Narogong.
 
"Nanti ada kesempatan dia menerangkan orang lain juga yang terkait," kata Irene.




(FZN)