Fredrich Minta Pemeriksaan Sebagai Tersangka Ditunda

Arga sumantri    •    Kamis, 11 Jan 2018 14:36 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
Fredrich Minta Pemeriksaan Sebagai Tersangka Ditunda
Pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi menjawab pertanyaan wartawan usai menjenguk kliennya di RSCM Kencana, Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala.

Jakarta: Tim kuasa hukum Fredrich Yunadi mengajukan permintaan penundaan pemeriksaan terhadap kliennya dalam perkara dugaan merintangi proses hukum kasus korupsi KTP elektronik. Fredrich sedianya akan diperiksa pada Jumat, 12 Januari 2018.

"Kami masukan surat, kami minta pemeriksaan besok ditunda dulu, sampai adanya putusan sidang kode etik terhadap Pak Fredrich," kata ketua tim pembela Fredrich, Sapriyanto Refa, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 11 Januari 2018.

Refa membantah upaya ini dilakukan guna menghindar dari proses pemeriksaan kliennya sebagai tersangka. Ia juga belum bisa menyimpulkan hadir atau tidaknya Fredrich dalam pemeriksaan besok. 

"Saya belum bisa sampaikan itu. Apakah besok bisa hadir atau tidak. Keputusan bukan di kami. Kami hanya berupaya bagaimana pemeriksaan bisa ditunda dengan alasan yang bisa kami pertanggungjawabkan," ungkap dia. 

Refa belum bisa merinci kapan sidang kode etik terhadap Fredrich dilakulan. Yang jelas, kata dia, sidang kode etik digelar terkait kasus yang menyeret Fredrich di KPK. "Sidang dilakukan oleh Dewan Kehormatan Peradi (Perhimpunan Advokat Indonesia)," ucap dia. 

Baca: KPK Bidik Tersangka Baru Kasus 'Penyelamatan' Novanto

Besok adalah pemeriksaan perdana bagi Fredrich sebagai tersangka. Selain Fredrich, KPK juga memeriksa tersangka lain, dokter Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan, Bimanesh Sutarjo.

Keduanya diduga kuat telah menghalang-halangi proses penyidikan perkara korupsi KTP-el yang menjerat Novanto. Fredrich dan Bimanesh dijerat Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

KPK melalui Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM juga mencegah keduanya bepergian ke luar negeri per 8 Desember 2017. Pencegahan juga diterapkan kepada AKP Reza Pahlevi, M Hilman Mattauch, dan Achmad Rudyansyah.





(OGI)

KPK Periksa Chairuman Harahap untuk Tersangka Anang Sugiana

KPK Periksa Chairuman Harahap untuk Tersangka Anang Sugiana

1 hour Ago

KPK hingga saat ini terus mengusut terkait kasus korupsi pengadaan proyek KTP-el. Sejumlah…

BERITA LAINNYA