Istri Tua Sanusi Menolak Bersaksi

Renatha Swasty    •    Senin, 17 Oct 2016 14:06 WIB
kpk tangkap legislator dki
Istri Tua Sanusi Menolak Bersaksi
M Sanusi/MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Naomi Shallimah menolak didengar keterangannya sebagai saksi untuk terdakwa Mohamad Sanusi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat. Alasannya, Naomi berstatus istri tersangka kasus pencucian uang terkait Raperda Zonasi reklamasi itu.

"Yang mulia saksi bernama Naomi Shallimah adalah istri dari Mohamad Sanusi. Beliau mengirimkan surat keberatan untuk mengajukan hak undur diri untuk diperiksa sebagai saksi," kata Maqdir Ismail, pengacara Sanusi, di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).

Setelah memeriksa surat yang diajukan Naomi, Ketua Majelis Hakim Sumpeno mengabulkan permintaan itu. Sumpeno berpatokan pada hukum yang berlaku.

Berdasarkan Pasal 168 huruf c KUHAP seseorang dapat bersaksi di depan persidangan kecuali suami, atau istri meskipun sudah bercerai. Sementara pada Pasal 35 ayat 1 UU Tipikor diatur, seseorang dapat bersaksi kecuali ayah, ibu, kakek, nenek, suami, istri, anak, cucu dari terdakwa.

"Jadi begitu, ya, penuntut umum, kita periksa yang lain," ujar Sumpeno.

Dalam persidangan kali ini, penuntut umum akan mengejar aset yang dibeli Sanusi menggunakan nama Naomi. Sanusi diketahui membeli rumah atas nama Naomi di Kompleks Perumahan Permata Regency, Srengseng, Jakarta Barat, seharga Rp7,5 miliar.

Pada sidang sebelumnya, istri kedua Sanusi, Evelyn Irawan bersedia bersaksi di depan persidangan. Saat itu, Evelyn bersaksi soal pembelian rumah seharga Rp16,5 miliar.

 


(OJE)