Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Lift Jatuh di Blok M Square

Deny Irwanto    •    Senin, 20 Mar 2017 16:26 WIB
lift jatuh
Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Lift Jatuh di Blok M Square
Lift jatuh di Blok M Square. Foto: MTVN/Ilham Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Polres Metro Jakarta Selatan segera melakukan gelar perkara insiden lift jatuh di Blok M Square, Jakarta Selatan, pada Jumat 17 Maret 2017. Polisi segera menuntaskan pemeriksaan saksi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto mengatakan, penyidik akan memeriksa terlebih dahulu saksi ahli. Pemeriksaan dilakukan sore ini.

"Hari ini kita akan memeriksa tiga saksi, yaitu teknisi yang melakukan perawatan terhadap lift. Setelah itu, sore kami akan melakukan pemeriksaan ahli. Nanti dari hasil itu baru akan kita ramu dan kita lakukan gelar perkara," kata Budi saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon, Senin 20 Maret 2017.

Mantan Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya itu menjelaskan, pada Minggu 19 Maret, penyidik sudah memintai keterangan terhadap sejumlah saksi. Saksi yang sudah diperiksa adalah pedagang, manajemen Blok M Square, dan pihak teknisi lift.

"Kemarin kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi. Satu saksi warga setempat atau pedagang yang membantu mengevakuasi korban. Sembilan lagi terdiri manajemen, operator CCTV dan operator lift," kata Budi.

Lift di Blok M Square meluncur tak terkendali sekira pukul 13.00 WIB, selepas salat Jumat, 17 Maret 2017. Lift sebenarnya hanya memiliki kapasitas 24 orang, tetapi dipaksa diisi 35 orang. Tanda peringatan beban berlebih kala itu telah berbunyi, namun diabaikan.

Sehari setelah lift jatuh, Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP menunjukkan ada korban yang tidak terdata. Dari pemeriksaan closed circuit television (CCTV), korban di dalam lift berjumlah lebih dari 30 orang.

"Ternyata pada saat terjadi evakuasi oleh warga setempat, ini kami akan memeriksa warga yang melakukan evakuasi. Diduga ada sekitar 30-an yang keluar dari lift tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Budi Hermanto di lokasi, Sabtu 18 Maret 2017.


(MBM)