Napi di Sulteng akan Dapat Remisi Khusus

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 07 Nov 2018 17:39 WIB
Gempa Donggala
Napi di Sulteng akan Dapat Remisi Khusus
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM berencana memberikan remisi khusus kepada narapidana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Khususnya, mereka yang telah menyerahkan diri pascagempa serta tsunami di wilayah tersebut.

"Kita kasih reward, remisi khusus dan sekarang masih dikaji Dirjen PAS Kementerian Hukum dan HAM," kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 7 November 2018.

Hingga kini ada ribuan narapidana yang suka rela kembali ke sel. Sedangkan, narapidana yang masih belum kembali ada sekitar 300 orang. 

Mereka belum melaporkan diri setelah diberikan batasan waktu hingga 26 Oktober 2018, sesuai dengan masa tanggap darurat berakhir.

"Mereka (yang kabur) tidak dapat reward, bahkan enggak dapat remisi karena mereka lari," tandas Yasonna. 

Para narapidana yang telah menyerahkan diri, kata dia, penahanannya dilakukan ke luar Sulteng. Di antaranya di Solo, Jawa Tengah. Sebab, terdapat narapidana yang melaporkan diri ke Lapas di Solo.

"Nanti kita lihatlah apakah harus dikembalikan ke sana (Sulteng), yang penting dia menjalani hukuman," pungkas dia. 


 


(REN)