KPK Minta Pertamina Lapor Bila Ada Hambatan Birokrasi

M Rodhi Aulia    •    Senin, 20 Mar 2017 11:59 WIB
kpk
KPK Minta Pertamina Lapor Bila Ada Hambatan Birokrasi
Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Kuningan, Jaksel. Foto: MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Setiap instansi atau lembaga pemerintah kerap mengalami berbagai kendala dalam menjalankan proyek atau megaproyek. Terutama dari sisi birokrasi. Karena itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta berbagai instansi pemerintah tak segan melaporkan berbagai hambatan tersebut.

"Kalau dirasa ada hambatan, KPK akan membantu," kata Ketua KPK Agus Rahardjo kepada Direktur Utama PT Pertamina Elia Massa Manik di Gedung KPK Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin 20 Maret 2017.

Agus mencontohkan, bupati kerap enggan dipanggil menghadap gubernur. Namun jika dipanggil KPK ke Jakarta, bersedia hadir.

Sebagai direktur utama baru, Elia menemui pimpinan KPK. Elia mengaku, pihaknya memiliki megaproyek senilai 30 hingga 40 miliar dolar Amerika Serikat dalam lima tahun kedepan.

Elia ingin program tersebut berjalan tepat waktu dan sesuai aturan. Karena Pertamina akan merugi besar, jika terdapat keterlambatan.

"Kalau proyek berjalan lebih cepat, itu keuntungan tersendiri," kata dia.


(MBM)