3 Alasan Indonesia Selalu Jadi Sasaran Peredaran Narkoba

   •    Rabu, 11 Oct 2017 14:48 WIB
narkobapemberantasan narkoba
3 Alasan Indonesia Selalu Jadi Sasaran Peredaran Narkoba
Ilustrasi. (Foto: ANTARA/Jojon)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulistiandriatmoko menyebut setidaknya ada tiga alasan mengapa Indonesia dijadikan surga peredaran narkoba oleh sindikat internasional.

Pertama, demand akan narkoba di Indonesia begitu luar biasa. Para bandar dan sindikat jaringan narkoba internasional umumnya memiliki perhitungan bahwa berapapun produksi yang mereka hasilkan akan habis terserap jika dipasarkan di Indonesia.

"Kedua secara georgrafis. Garis pantai kita sangat panjang. Hampir mustahil dilindungi pengawasannya dengan sarana dan prasarana serta jumlah personel saat ini," ungkap Sulis, dalam Metro Siang, Selasa 11 Oktober 2017.

Sulis mengatakan selalu ada celah bagi jaringan narkoba untuk masuk ke Indonesia. Dia mencontohkan, garis pantai di timur pulau sumatera kerap dijadikan transit pengiriman narkoba. Umumnya barang haram itu masuk dari Malaysia dan diselundupkan melalui pantai timur Sumatera.

Alasan ketiga, harus diakui bahwa penegakan hukum terhadap bandar dan jaringan narkoba kurang konsisten. Karenanya tak heran jika para pelaku di level bandar sudah berhitung, celah mana yang bisa disusupi dan dipengaruhi agar perjalanan jaringan narkoba tetap lancar meskipun aktornya berada di balik jeruji penjara.

"Bahkan sampai dia menjalani pidana di dalam lapas dia akan pengaruhi. faktanya demikian mereka leluasa mengendalikan jaringan (meskipun) dari dalam lapas," katanya.

Kondisi-kondisi seperti ini, kata Sulis, sudah menjadi referensi bagi para sindikat narkoba internasional untuk lebih berani lagi memasok barang haram ke Indonesia.

Sulis mengatakan sepanjang tidak ada perubahan yang 'radikal' di sistem pengawasan dalam lapas, hal itu akan terus terjadi sepanjang para terpidana ini mendapatkan fasilitass komunikasi.

Padahal jika memang pemerintah memiliki komitmen, tips untuk memutus mata rantai jaringan narkoba di dalam lapas terbilang mudah dan murah. Terapkan zero communication terhadap seluruh narapidana. Ketika napi tidak bisa berkomunikasi dengan dunia luar sama sekali pasti dia tidak bisa menggerakkan jaringan sindikat.

"Katakanlah dia mau menggunakan kurir, seberapa efektif kurir itu untuk mengomunikasikan Dia dengan jaringan luar. Jadi apa salahnya men-zero-kan komunikasi yang ada di dalam lapas," jelasnya.




(MEL)

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

Miryam Akui Mengarang Isi BAP Perkara KTP-el

17 hours Ago

Politikus Hanura Miryam S Haryani mengaku mencabut seluruh isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) d…

BERITA LAINNYA