Emilia Contessa Diperiksa KPK

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 18 Oct 2016 11:20 WIB
kasus korupsi
Emilia Contessa Diperiksa KPK
Emilia Contessa di KPK, Selasa 18 Oktober/MTVN/Yogi Bayu Aji

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyanyi senior Emilia Contessa dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi. Perempuan yang dijuluki 'singa panggung Asia' ini diperiksa dalam kasus dugaan suap kegiatan pengadaan alat kesehatan untuk kebutuhan pusat penanggulangan krisis Departemen Kesehatan dari dana daftar isisan pelaksanaan anggaran (DIPA).

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SFS (mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari)," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2016).

Emilia hadir di Gedung Antikorupsi pukul 10.15 WIB. Dia mengenakan kerudung dan pakaian berwarna merah muda. Ibunda penyanyi Denada ini akan diperiksa dalam statusnya sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah.

Belum diketahui pasti hubungan Emilia dengan perkara yang menjerat mantan Menkes Siti Fadilah. Dia mengaku tak kenal dan tak pernah bertemu dengan Siti Fadiah. Perkara ini, kata dia, terjadi pada 2004-2009 jauh sebelum dia terjun ke dunia politik.

"Saya juga tidak pernah punya proyek, rekan bisnis juga bukan karena saya enggak pernah berbisnis. Saya seumur hidup cuma nyanyi dan kuliner," papar dia.

Pelantun lagiu Layu Sebelum Berkembang ini mengaku gugup harus memberikan keterangan kepada penyidik. "Saya cukup kaget sekali dengan pemeriksaan ini dan saya takut juga, saya rasa wajar yah siapa sih yang enggak takut saat dipanggil KPK," jelas dia.

Sementara itu, KPK juga memanggil satu saksi lain. Dia ialah Andreas Hugo Pareira, anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDI Perjuangan. "DIa juga diperiksa untuk tersangka SFS," jelas Yuyuk

Siti Fadilah Supari memiliki keterkaitan tindak pidana yang dilakukan terdakwa mantan Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan Rustam Syarifuddin Pakaya. Dia diduga turut menerima Mandiri Travellers Cheque (MTC) senilai Rp1,375 miliar dalam proses pengadaan alat kesehatan I untuk kebutuhan Pusat Penanggulangan Krisis Departemen Kesehatan dari dana DIPA Revisi APBN Pusat Penanggulangan Krisis Sekretariat Jenderal Departemen Kesehatan RI Tahun Anggaran 2007.

Siti disangka melanggar Pasal 12 huruf b atau Pasal 5 ayat (2) jo. Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 11 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


(OJE)

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

12 hours Ago

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono mendapatkan sumbangan dari warga saat berkampanye di …

BERITA LAINNYA