Pengemudi Diingatkan Wajib Berhenti saat Dirazia

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 21 Apr 2017 18:08 WIB
penembakan di lubuklinggau
Pengemudi Diingatkan Wajib Berhenti saat Dirazia
Ilustrasi: Polres Brebes meningkatkan razia kendaraan, di Jalan Pantura, Brebes. Foto: Metrotvnews.com/Kuntoro Tayubi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Polri mengingatkan pengemudi kendaraan agar tidak kabur saat dirazia. Pasalnya, tujuan dari razia sejatinya untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

"Apabila ada razia, tolong (berhenti). (Lagipula) sanksinya juga ringan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat 21 April 2017.

Menurut dia, polisi tidak akan berlebihan bila menemukan pengemudi yang tidak memiliki SIM atau pajak kendaraan mereka mati. Sanksi yang diberikan hanya tilang hingga kendaraan disita. 

Razia, kata dia, memungkinkan polisi mencari pelaku kejahatan yang mungkin melewati suatu daerah. Rikwanto pun menekankan, bila ada polisi yang sewenang-wenang dalam razia bisa kena hukuman. 

"Kepada anggota kita, tetap kita lakukan pemeriksaan mendalam. Ditemukan kesalahan, kelalaian, dan mengakibatkan seseorang terluka atau meninggal dunia, ada sanksinya nanti," tegas dia.

Baca: Profil Penumpang Mobil Tentukan Nasib Brigadir K

Kasus penembakan terhadap penumpang mobil karena kabur saat dirazia di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, diharap jadi pelajaran semua pihak. Warga tak boleh panik bila melakukan kesalahan.

"Jadi yang merasa memang pada dirinya sewaktu ada razia itu ada kesalahan pasti akan menghindar. Tinggal cara menghindarnya," tekan dia.



(OGI)