Polda Metro Bantah Penahanan Hidayat Terkait dengan Kaesang

Juven Martua Sitompul    •    Sabtu, 15 Jul 2017 15:25 WIB
kaesang pangarep
Polda Metro Bantah Penahanan Hidayat Terkait dengan Kaesang
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono--MI/ROMMY PUJIANTO

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya membantah penahanan Muhammad Hidayat Situmorang berkaitan dengan kasus Kaesang Pangarep. Hidayat ditahan karena terjerat kasus dugaan ujaran kebencian.

"Ini tidak ada kaitannya ya. Ini kan laporannya sudah duluan, waktu unjuk rasa November 2016," kata Kabid Humas Polda Metro Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Sabtu 15 Juli 2017.

Argo juga membantah munculnya kasus Kaesang membuat Hidayat kembali harus berhadapan dengan penyidik. Dia menegaskan, Hidayat dipanggil penyidik untuk melengkapi berkas perkara.

"Karena ini kita kirim (berkas) ke kejaksaan kemudian P19, maka kewajiban penyidik adalah melengkapi P19 itu dan ternyata yang bersangkutan tidak kooperatif," ujar dia.

Baca: Alasan Polisi Membui Pelapor Kaesang Jokowi

Argo menegaskan, penahanan terhadap Hidayat merupakan kewenangan penyidik. Terlebih, Hidayat tidak bersikap kooperatif.

Menurut dia, masa penahanan ini juga bisa diperpanjang jika dibutuhkan. Penyidik, kata dia, telah menyiapkan surat perpanjangan penahanan ke Kejaksaan.

"Dan penyidik juga sudah siapkan perpanjangan penahanan ke kejaksaan," pungkas Argo.

Hidayat merupakan tersangka kasus ujaran kebencian terhadap Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan. Dia ditetapkan sebagai tersangka setelah menyebarkan ujaran kebencian melalui video berjudul 'Terungkap Kapolda Metro Jaya provokasi massa FPI agar serang massa HMI'. Dari Hidayat, polisi menyita alat bukti berupa satu unit telepon genggam, satu unit komputer jinjing, dan satu unit modem.

Hidayat dijerat Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancaman hukumannya, pidana paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar.

Penyidik sempat melakukan penahanan terhadap Hidayat, lalu ditangguhkan. Namun, nama Hidayat kembali mencuat setelah melaporkan Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden Joko Widodo atas tuduhan ujaran kebencian.




(AZF)

Yosef Sumartono Mengaku Tak Mengenal Setya Novanto

Yosef Sumartono Mengaku Tak Mengenal Setya Novanto

19 minutes Ago

KPK memeriksa Mantan Staf Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dal…

BERITA LAINNYA