Mantan Komisaris Gajah Tunggal Kembali Dipanggil KPK

Damar Iradat    •    Jumat, 16 Jun 2017 11:14 WIB
kasus blbi
Mantan Komisaris Gajah Tunggal Kembali Dipanggil KPK
Lambang KPK. MI/Panca Syurkani.

Metrotvnewscom, Jakarta: Wakil Presiden Komisaris PT Gajah Tunggal Mulyati Gozali kembali dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI), dengan obligor Sjamsul Nursalim.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SAT (Syafruddin Arsyad Temenggung)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat, 16 Juni 2017.

KPK sempat memanggil Mulyati pada 19 Mei 2017. Namun, saat itu Mulyati mangkir tanpa ada keterangan sekalipun ke penyidik KPK.

PT Gajah Tunggal merupakan salah satu perusahaan milik Sjamsul Nursalim. KPK pun tengah menelusuri sejumlah aset-aset milik Sjamsul terkait SKL BLBI ini, termasuk PT Gajah Tunggal tersebut.

Lembaga Antirasuah juga memanggil satu saksi lainnya untuk diperiksa sebagai saksi dari tersangka SAT. Dia adalah Thomas Maria, bekas team leader Loan Work Out (LWO) I Asset Management Credit (AMC) Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Baca: KPK Dalami Tugas Kepala BPPN

Dalam kasus ini, mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) Syafruddin Arsjad Temenggung telah ditetapkan sebagai tersangka. Syafruddin diduga berkongkalikong serta menerbitkan SKL BLBI untuk pemegang saham BDNI Sjamsul Nursalim yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp3,7 triliun.

Syafruddin harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



(OGI)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

1 hour Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA