Masinton Sebut LPSK Banci ketika Hadapi KPK

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 11 Aug 2017 11:56 WIB
angket kpk
Masinton Sebut LPSK Banci ketika Hadapi KPK
Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu menunjukkan 'buku dosa' KPK. Foto: MTVN/M. Rodhi Aulia.

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Ketua Pansus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Masinton Pasaribu menduga kewenangan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dengan mudah diambil Lembaga Antirasuah. Pasalnya, KPK dapat membuat rumah aman (safe house).

"Yang berkaitan sama KPK, semuanya banci. Termasuk LPSK. KPK kan semua orang takut sama KPK, ditakut-ditakutin. Image itu terbangun, maka LPSK enggak berani sama KPK," kata Masinton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 11 Agustus 2017.

Masinton mengatakan, pihaknya akan segera memanggil LPSK. Pansus akan mempertanyakan apakah KPK mendirikan rumah aman selama ini rutin berkoordinasi dengan LPSK.

"Kalau kita lihat keterangannya, melambai-melambai itu LPSK. Padahal, dia punya kewenangan lebih. Dia punya otoritas menjelaskan keberadaan safe house. Tapi, kalau sudah berkaitan dengan KPK, melambai. Banci artinya," ujar dia.

Baca: ?Pansus Cek Lokasi Diduga Rumah Sekap KPK

Siang ini, Pansus akan mengunjungi rumah yang diduga sebagai lokasi penyekapan oleh KPK di Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan Depok, Jawa Barat. Kunjungan ini setelah Pansus mendapatkan pengakuan dari Niko Panji Tirtayasa alias Miko, saksi kasus suap sengketa pilkada di Mahkamah Konstisusi (MK).

"Kalau yang namanya ditempatkan di safe house, saksi maupun korban yang benar-benar mengalami peristiwa tersebut dan jiwanya serta keselamatannya terancam, makanya diadakan rumah aman. Kalau saksi palsu disekap namanya. Niko saksi palsu," ujar Masinton.




(OGI)

Setya Novanto Terancam Pidana Berat

Setya Novanto Terancam Pidana Berat

24 minutes Ago

Terdakwa kasus korupsi ktp-el Setya Novanto terancam pidana berat. Dalam surat dakwaan yang dib…

BERITA LAINNYA