Bupati Kukar Kembali Diperiksa KPK

Damar Iradat    •    Jumat, 13 Oct 2017 11:18 WIB
gratifikasi bupati kutai rita widyasari
Bupati Kukar Kembali Diperiksa KPK
Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari. Foto: Antara/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rita bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus dugaan gratifikasi. Rita diperiksa perdana pada 6 Oktober lalu.

"Kepada yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka HSG (Dirut PT Sawit Golden Prima, Hari Susanto Gun)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat, 13 Oktober 2017.

Rita bersama Komisaris PT Media Bangun Bersama Khairudin (KHN) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan gratifikasi. Keduanya disebut menerima gratifikasi atas sejumlah proyek di wilayah Kutai Kartanegara.

Total gratifikasi yang diterima Rp6 miliar. Atas perbuatannya, Rita dan Khairudin dijerat melanggar Pasal 12 huruf B UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dari hasil pengembangan, KPK kembali menetapkan Rita dan Direktur Utama PT Sawit Golden Prima Hari Susanto Gun (HSG) sebagai tersangka kasus suap perizinan lokasi perkebunan sawit inti dan plasma di lingkungan Pemkab Kutai Kartanegara. Dari sini, Rita meraup keuntungan Rp6,9 miliar.

Baca: Bupati Rita Batal Ajukan Praperadilan

Dalam kasus ini Rita dijerat Pasal 12 huruf a atau 12 huruf b atau Pasal 11 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

HSG selaku pemberi suap dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 11 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.




(UWA)