Kapolri Minta Beras Oplosan di Kalsel tak Semuanya Disita

Arga sumantri    •    Senin, 08 Jan 2018 16:36 WIB
beras
Kapolri Minta Beras Oplosan di Kalsel tak Semuanya Disita
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - Medcom.id/Lukman Diah Sari.

Jakarta: Kapolri Jenderal Tito Karnavian memerintahkan beras oplosan yang disita polisi di Kalimantan Selatan (Kalsel) tidak disita seluruhnya. Tito meminta ada beras yang disisakan. 

"Cepat tangani, sisihkan berasnya, yang lainnya diserahkan ke pihak berwenang untuk digunakan dalam operasi pasar," kata Tito di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat, Senin, 8 Januari 2018.

Tito mengatakan sikap itu dilakukan untuk mencegah terganggunya pasokan beras untuk masyarakat. Tito tak mau tindakan yang dilakukan kepolisian justru merugikan masyarakat banyak. 

"Penegakan hukum berjalan, tapi jangan sampai membuat pelaku usaha dan masyarakat jadi takut sehingga terjadi gangguan mekanisme pasar," ungkap Tito. 

(Baca juga: Polisi Sita 18 Ton Beras Oplosan di Kalsel)

Sebelumnya, polisi menggerebek gudang penyimpanan beras oplosan di Kalimantan Selatan. Sebanyak 18 ton lebih beras oplosan disita petugas.

Pada kasus ini, pelaku mengoplos beras Vietnam dengan beras lokal. Setelah itu, beras oplosan itu diberi kemasan khusus sehingga memiliki tampilan mirip kualitas premium. Belasan ton beras itu rencananya akan dipasarkan di Surabaya.

Polisi menangkap satu orang berinisial HB alias Boy. Dia dijerat Pasal 143 Jo Pasal 99 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. HB terancam hukuman pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp4 miliar. 






(REN)

KPK Tunggu Pemberitahuan Praperadilan Fredrich

KPK Tunggu Pemberitahuan Praperadilan Fredrich

5 hours Ago

Hingga kini KPK masih fokus menuntaskan proses penyidikan kasus merintangi perkara korupsi KTP-…

BERITA LAINNYA