KPK Larang Fadli Zon dan Fahri Hamzah Jenguk Novanto

Juven Martua Sitompul    •    Rabu, 06 Dec 2017 16:54 WIB
korupsi e-ktpsetya novanto
KPK Larang Fadli Zon dan Fahri Hamzah Jenguk Novanto
Pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menjawab pertanyaan wartawan usai menjenguk di RSCM Kencana, Jakarta, Sabtu (18/11). Foto: MI/Arya Manggala

Jakarta: Kuasa hukum Ketua DPR RI Setya Novanto, Fredrich Yunadi, menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak mengizinkan sejumlah anggota legislatif untuk menjenguk kliennya di rumah tahanan (Rutan). Kolega tersangka korupsi KTP-el yang dilarang menjenguk di antaranya dua Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

"Enggak ada yang diizinkan. Pak Fahri dan Pak Fadli Zon enggak dikasih izin, siapa pun enggak dikasih izin," kata Fredrich di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 6 Desember 2017.

Sejumlah kader Golkar dan anggota dewan lain juga dilarang menjenguk ketua umum nonaktif Partai Golkar itu. Sayangnya, Fredrich tak memerinci pihak-pihak yang dilarang itu. Termasuk, petinggi partai berlambang pohon beringin.

"Petinggi Golkar dan wakil ketua DPR pun nggak boleh ketemu, bayangin saja siapa yang boleh ketemu, pejabat siapa pun nggak boleh ketemu," imbuh dia. 

Namun, Fredrich mengaku tidak tahu alasan lembaga antikorupsi menolak kolega, kader atau petinggi Golkar menjenguk Novanto. Dia bilang KPK tidak menjelaskan secara detail alasan penolakan itu. 

"Tanya saja sama mereka, mereka kan punya kuasa, like dan dislike. Mereka suka, ya, diizinkan. Saya sudah tanya, mereka bilang enggak ada alasan, itu saja," pungkas Fredrich.

Berkas Novanto telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu, 6 Desember 2017. Dalam waktu dekat, tersangka kasus korupsi KTP-el itu akan diadili. 




(REN)