Produsen Diminta tak Abai dengan Bahan Baku

Ilham wibowo    •    Jumat, 02 Feb 2018 11:39 WIB
izin edar obat
Produsen Diminta tak Abai dengan Bahan Baku
Ilustrasi Halal - Medcom.id

Jakarta: Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago meminta produsen obat dan makanan memerhatikan bahan baku yang dipakai. Dia meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) dilibatkan.  

Viostin DS dan Enzyplex kedapatan terkandung DNA babi. Pada BPOM, perusahaan mengaku mendapatkan bahan baku dari luar negeri. 

"Ketika saya bertanya kenapa bisa seperti itu, alasan perusahaan menurut BPOM karena bahan baku dibeli dari luar negeri (dari beberapa negara ) termasuk dari China, mungkin karena perbedaan harga mereka mengambil yang paling murah," beber Irma kepada Medcom.id, Jumat, 2 Februari 2018. 

Ia menganggap PT Pharos Indonesia--produsen Viostin DS-- dan PT Medifarma Laboratories--Enzyplex-- melakukan pelanggaran lantaran tak melibatkan Mejelis Ulama Indonesia (MUI) dalam sertifikasi produk hahal. Apalagi produk suplemen makanan itu diperjualbelikan secara komersil di negara mayoritas beragama Islam. 

"Jangan karena ingin dapat harga bahan baku murah mereka mengabaikan persyaratan yang sudah ditentukan oleh BPOM dan MUI," tandas dia. 

Irma bilang sanksi tegas mesti segera diberikan untuk dua perusahaan tersebut. Upaya hukumpun didorong untuk dilakukan agar penelusuran lebih mksimal sehingga kejadian serupa tak terulang.  

"Saya sudah meminta kepada BPOM selain meminta perusahaan menarik semua produk, perusahaan ini juga harus diberi sanksi, tidak boleh hanya penarikan produk saja. Mereka sudah melanggar peraturan dan melakukan penipuan yang merugikan masyarakat," pungkas dia. 

(Baca juga: PT Pharos Hentikan Produksi Viostin DS)




(REN)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

4 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA