Karier Gatot Eddy Pramono Melesat setelah Pilkada

Siti Yona Hukmana    •    Selasa, 22 Jan 2019 12:27 WIB
polripolisi
Karier Gatot Eddy Pramono Melesat setelah Pilkada
Inspektur Jendral (Irjen) Gatot Eddy Purnomo--Antara/Pusapa Perwitasari

Jakarta: Inspektur Jendral (Irjen) Gatot Eddy Purnomo dimutasi menjadi kepala Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menggantikan Irjen Idham Azis. Keputusan tersebut diumumkan dalam surat telegram nomor ST/188/I/KEP/2019, tertanggal 22 Januari 2019.

Idham Azis yang mulanya sebagai kapolda Metro Jaya diangkat menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. Jabatan Idham sebagai kapolda Metro Jaya kini di jabat Gatot Eddy.

Gatot sebelumnya menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kapolri. Gatot juga pernah berkutat sebagai staf ahli Sosial dan Ekonomi (Sahlisosek) Kapolri.

Pria asal Solok, Sumatera Barat, ini diketahui memulai kariernya di kepolisian sebagai kapolres Blitar. Ia juga pernah mendapat kesempatan menjadi sespri Kapolri.

Lulusan Akpol 1988 ini kemudian menjadi kapolres Depok dan kapolres Jakarta Pusat pada 2008 dan 2009. Sementara di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Gatot pernah menjabat sebagai direktur Kriminal Umum (dirkrimum) pada 2011.

Baca: Kapolda Metro Jaya Dimutasi Jadi Kabareskrim Polri

Ia kemudian ditarik ke Bareskrim Polri menjadi analis Kebijakan Madya bidang Pidum Bareskrim pada 2012. Pria kelahiran 28 Juni 1965 ini selanjutnya menjabat sebagai kabagdukminops Robinops Sops Polri.

Karir Gatot lantas melesat. Ia pernah menjabat sebagai wakapolda Sulawesi Selatan pada 2016. Belakangan, perwira bintang dua ini dipercaya memimpin Satuan Tugas (Satgas) Nusantara yang dibentuk menjelang Pilkada Serentak 2018 dan Pilpres 2019.

Satgas Nusantara ini bertugas untuk mendinginkan suasana saat tensi politik sedang memanas selama tahapan Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. Satgas ini banyak menindak pelaku ujaran kebencian jelang pesta demokrasi.


(YDH)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA