Kakak Ipar Bupati Cianjur Menyerahkan Diri

Juven Martua Sitompul    •    Kamis, 13 Dec 2018 18:14 WIB
OTT KPK
Kakak Ipar Bupati Cianjur Menyerahkan Diri
Lambang KPK. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Tubagus Cepy Sethiady (TCS), kakak ipar Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar, akhirnya menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat ini, Cepy tengah menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka.

"Sekitar Pukul 14.00 WIB tersangka TCS, kakak ipar Bupati, telah menyerahkan diri ke KPK dan dilanjutkan dengan proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis, 13 Desember 2018.

KPK menghormati sikap Cepy yang mau menyerahkan diri usai ditetapkan sebagai buron. Semua tersangka diultimatum agar mau bekerja sama dan menjalani proses hukum di KPK dengan baik.

"Kami ingatkan agar seluruh tersangka dan saksi bersikap koperatif dan terbuka dalam proses pemeriksaan yang dilakukan," pungkasnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan Rivano sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait dana alokasi khusus (DAK) pendidikan Kabupaten Cianjur tahun 2018. Irvan ditetapkan bersama tiga orang lainnya, yakni Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Cecep Sobandi, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur Rosidin dan Tubagus Cepy.

Baca: Cianjur Dipimpin Wakil Bupati

Dalam kasus ini, Irvan diduga memotong DAK Pendidikan sebesar 14,5 persen dari total Rp46,8 miliar. Ketua Majelis Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Cianjur Rudiansyah dan Bendahara MKKS, Taufik Setiawan diduga telah menagih fee kepada 140 kepala sekolah yang telah menerima alokasi DAK Pendidikan tersebut.

Atas perbuatannya, keempat tersangka tersebut dijerat Pasal 12 huruf f atau Pasal 12 huruf e atau Pasal 12 B Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.




(OGI)