2 Kapal Perang Perancis Bersandar di Tanjung Priok

Marcheilla Ariesta    •    Minggu, 22 Apr 2018 13:07 WIB
indonesia-prancis
2 Kapal Perang Perancis Bersandar di Tanjung Priok
Kapal Perang Perancis bersandar di Tanjung Priok, Minggu, 22 April 2018/Medcom.id/Marcheilla

Jakarta: Kapal perang Angkatan Laut Prancis bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta utara. Sebanyak dua kapal tersebut akan mengikuti Multilateral Noval Exercise KOMODO (MNEK).

Kedatangan kapal perang Perancis ini merupakan perwujudan kerja sama pertahanan melalui dialog strategis, kerja sama persenjataan, dan kemiliteran. Sejak pertemuan pemimpin kedua negara, hubungan Angkatan Laut Indonesia dan Perancis semakin intens. Salah satunya, melalui pelatihan militer di laut dan beberapa program pendidikan militer lainnya.

"Inilah wujud dari Seaman Brotherhood dan Naval Diplomacy. Di samping mempererat hubungan sesama angkatan laut seluruh dunia juga meningkatkan hubungan bilateral antarnegara," kata Dansatrol Lantamal III Kolonel Laut (P) Salim di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu, 22 April 2018.


Dua kapal Perancis yang berlabuh tersebut ialah kapal perang FNS Dixmude (L9015) dan FNS Surcouf (F711). FNS Dixmude merupakan jenis kapal serbuan amfibi yang memiliki kemampuan berat 21 ribu ton dapat mengangkut 16 sampai 35 helikopter, I batalyon pasukan, dan 70 kendaraan. Kapal dilengkapi persenjataan rudal permukaan ke udara Sinbad, 22 milimeter breda, dan 12,7 milimeter browning.

Sedangkan FNS Surcouf merupakan kapal jenis La Fayette frigate. Kapal memiliki  kemampuan berat 3.600 ton, peralatan pernika dan decoy yang canggih, 8 launcher excocet 40 MM, 100 milimeter TR automatic Gun, 8 Rudal Crotale CN 2, dan dapat mengangkut helikopter Panther atau NH90.


Kapten kapal Dixmude Jean Porcher mengatakan kapal akan berada tiga hari di Jakarta, sebelum berlabuh ke Bali. Dari Bali, mereka akan melakukan perjalanan ke Pulau Komodo untuk mengikuti Multilateral Noval Exercise KOMODO.

"Perjalanan kami ke sini untuk memperkuat hubungan Angkatan Laut Indonesia dan Perancis. Kami melakukan perjalanan ini karena kami menganggap Indonesia adalah mitra strategis Perancis," ucap Kapten Jean.


(OJE)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA