KPK Tahan Wali Kota Blitar

M Sholahadhin Azhar    •    Sabtu, 09 Jun 2018 09:06 WIB
ott kpk
KPK Tahan Wali Kota Blitar
Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar (kanan) mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK Jakarta, Sabtu (9/6). Foto: Antara/Wahyu Putro

Jakarta: Usai menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 8 Juni 2018, Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar langsung ditahan. Penahanan Samanhudi dilakukan pada Sabtu dini hari, 9 Juni 2018, usai menjalani pemeriksaan di KPK. 

Kuasa Hukum Samanhudi Bambang Arjuno membenarkan hal tersebut. KPK menahan kliennya selama 20 hari di Rutan Metro Jakarta Pusat.

"Ditahan di Rutan Metro Jakarta Pusat untuk 20 hari kedepan," kata Bambang di KPK, Sabtu, 9 Juni 2018. 

Juru Bicara KPK Febri Diansyah juga mengonfirmasi penyerahan diri Samanhudi ke KPK. Pihaknya menghargai itikad baik mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar itu. 

"Wali Kota Blitar telah datang ke KPK. Kami hargai penyerahan diri tersebut," kata Febri. 

Sementara tersangka lainnya, Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, belum menyerahkan diri je KPK. Febri meminta petahana itu mencontoh sikap kooperatif Walikota Blitar.

Baca: Wali Kota Blitar Serahkan Diri ke KPK

"Sikap koperatif ini tentu akan baik bagi yang bersangkutan dan akan memperlancar proses hukum," tegas Febri.

Seperti diketahui, keduanya tak ikut tertangkap operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Tulungagung dan Blitar pada Rabu, 6 Juni 2018. Adapun KPK telah menetapkan dua kepala daerah ini sebagai tersangka dugaan suap proyek pembangunan di wilayah kerja masing-masing. 

Samanhudi diduga menerima suap proyek pembangunan sekolah, sedangkan Syahri terkait proyek peningkatan jalan.

Dari OTT terkait keduanya, KPK mengamankan uang Rp 2,5 miliar. Selain itu, KPK menangkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung Sutrisno serta tiga orang pihak swasta yakni; Agung Prayitno, Bambang Purnomo, dan Susilo Prabowo. 





(DMR)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA