KPK Butuh Waktu Tetapkan Boediono Cs Tersangka

Juven Martua Sitompul    •    Rabu, 09 May 2018 17:00 WIB
bank century
KPK Butuh Waktu Tetapkan Boediono Cs Tersangka
Juru Bicara KPK Febri Diansyah--MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memerlukan waktu untuk menetapkan mantan Wakil Presiden Boediono cs sebagai tersangka kasus dugaan korupsi bailout Bank Century. Alasannya, salinan putusan terpidana Budi Mulya masih dibahas secara intens oleh penyidik dan jaksa KPK.

"Tim jaksa masih bekerja bersama tim penyidik. Kita membahasnya secara intens beberapa kali," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu, 9 Mei 2018.

Menurut Febri, hingga kini baik penyidik atau jaksa KPK masih melakukan analisis awal. Khususnya, terkait peran dari pihak-pihak yang disebut dalam putusan Budi Mulya.

"Kita perdalam terkait peran-peran pihak tersebut kemudian dibahas bersama. Prosesnya masih berjalan," kata dia.

Baca: KPK Diberi Waktu 3 Bulan Tetapkan Boediono Tersangka

Budi Mulya sendiri dihukum majelis hakim Mahkamah Agung selama 15 tahun penjara. Sementara dalam dakwaan Jaksa KPK di tingkat pertama Budi Mulya selaku Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang IV Pengelolaan Moneter dan Devisa didakwa memperkaya diri sebesar Rp1 miliar dari pemberian FPJP Bank Century dan atas penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Budi Mulya juga didakwa memperkaya pemegang saham Bank Century, Hesham Talaat Mohamed Besheer Alwarraq, dan Rafat Ali Rizvi, sebesar Rp3,115 miliar. Perbuatan Budi Mulya dinilai telah memperkaya PT Bank Centurysebesar Rp1,581 miliar dan Komisaris PT Bank Century Robert Tantular sebesar Rp2,753 miliar.

Baca: Ketua KPK: Status Boediono Ditentukan Pada 14 Mei

Dia juga diduga menyalahgunakan wewenang secara bersama-sama dengan pejabat Bank Indonesia. ‎Dalam dugaan korupsi pemberian FPJP Century, Budi Mulya didakwa bersama-sama dengan Boediono selaku Gubernur BI, Miranda S Goeltom selaku Deputi Senior BI, Siti Fadjriah selaku Deputi Gubernur Bidang VI, Budi Rochadi selaku Deputi Gubernur Bidang VII, Robert Tantular, dan Harmanus H Muslim.

Tak hanya itu, Budi Mulya juga didakwa bersama-sama dengan Boediono, Miranda, Siti, Budi Rochadi, Muliaman D Hadad selaku Deputi Gubernur Bidang V, Hartadi A Sarwono selaku Deputi Gubernur Bidang III, Ardhayadi M selaku Deputi Gubernur Bidang VIII, dan Raden Pardede selaku Sekretaris KSSK.

Namun pada proses perjalanan kasusnya, KPK hanya menjebloskan Budi Mulya ke bui. KPK belum juga menjerat pihak lain padahal nama-nama besar yang diduga terlibat pada kasus korupsi pemberian FPJP Bank Century dan penetapan Bank Century sebagai Bank gagal berdampak sistemik itu kerap disebut dalam persidangan.



(YDH)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA