Eks Dirut Garuda Indonesia Penuhi Panggilan KPK

Surya Perkasa    •    Jumat, 17 Feb 2017 12:09 WIB
emirsyah satar tersangka
Eks Dirut Garuda Indonesia Penuhi Panggilan KPK
Mantan Direktur Utama Garuda indonesia Emirsyah Satar. Foto: Antara/Muhammad Adimaja.

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap pembelian pesawat Airbus S.A.S bermesin Rolls-Royce P.L.C.
 
Emirsyah datang pukul 09.37 dengan mengendarai Toyota Innova bernomor polis B 123 MPP. Mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih bergaris, Emirsyah enggan banyak bicara pada media. "(kabar) saya baik," kata dia di Gedung PK, Kuningan, Jakarta, Jumat 17 Februari 2017.
 
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan, ini adalah pemeriksaan perdana Emirsyah sejak dirinya ditetapkan sebagai tersangka.
 
Emirsyah diduga telah menerima suap dari Beneficial Owner Connaught Intenational Ltd, Soetikno Soedarjo. Connaught International merupakan perusahaan pendamping Rolls Royce di Asia Tenggara. Emirsyah disuap dalam proses pengadaan pesawat Airbus A330-300 oleh PT Garuda pada 2012.
 
Airbus A330-300 memiliki tiga pilihan tenaga mesin, yaitu Rolls Royce 700, Pratt & Whitney PW 400, atau GE CF6-80E. Namun Emirsyah yang memimpin Garuda Indonesia kala itu memilih mesin Rolls Royce Trent 700.
 
Anehnya, mesin Trent 700 ini ternyata masuk 'daftar hitam' lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat, Federal Aviation Administration Safety Alert. Namun, mesin itu tetap digunakan untuk menerbangkan Airbus A330-300.
 
Emir diduga menerima uang dan barang dari Rolls Royce. Dari pengembangan sementara Emir menerima 1,2 juta Euro dan USD180 ribu atau setara Rp20 miliar. Dan barang yang diterima senilai USD2 juta, yang tersebar di Singapura dan Indonesia.
 


(FZN)

Luhut: Memangnya Saya Dewa Bisa Loloskan Novanto

Luhut: Memangnya Saya Dewa Bisa Loloskan Novanto

5 hours Ago

Luhut pun membantah menemani Novanto untuk bertemu Presiden Joko Widodo di Bandara Halim Perdan…

BERITA LAINNYA