Kuasa Hukum Novel Sindir Kinerja Polisi

Muhammad Al Hasan    •    Kamis, 22 Feb 2018 20:16 WIB
novel baswedan
Kuasa Hukum Novel Sindir Kinerja Polisi
Novel Baswedan (tengah)--Medcom.id/Muhammad Al Hasan.

Jakarta: Kuasa hukum Novel Baswedan, Saor Siagian menyindir kinerja kepolisian dalam kasus penyerangan terhadap kliennya. Sebab hingga kini pelaku penyiraman air keras terhadap Novel belum juga terungkap.

"Saya minta kepada saudara Tito Karnavian (Kapolri), ini utang saudara, utang kita bersama," kata Saor di Gedung KPK, Kamis, 22 Februari 2018.

Saor sebut 10 bulan waktu penyidikan kepolisian merupakan waktu yang lama. Dan hingga kini belum ada progress yang berarti. "Saya minta pertanggungjawaban kepada Polri agar segera tuntas," terangnya.

Baca: Kasus Novel Jadi Pelecut KPK

Saor menambahkan bahwa perkara keadilan ini bukan hanya menyangkut Novel tapi keadilan bagi seluruh masyarakat. Teror yang menimpa kliennya, seharusnya menjadi penyemangat untuk bertarung melawan korupsi. "Ini bukan menurunkan semangat perjuangan malah sebaliknya," ujar Saor.

Saor harap agar Polri segera menuntaskan kasus penyerangan terhadap Novel dan menemukan dalang teror tersebut. "10 bulan saya kira ini harus segera di tuntaskan, itulah harapan kami dari aktivis koalisi masyarakat anti-korupsi, sekaligus pengacara Novel," terang Saor.

Hari ini Novel kembali ke Tanah Air.  Novel menjalani perawatan di rumah sakit di Singapura, usai disiram air keras. Setelah tiba di Tanah Air, Novel yang didampingi Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menyambangi KPK.

Di KPK, Novel disambut mantan Ketua KPK Abraham Samad beserta para pegawai KPK dan aktivis antikorupsi. Dalam sambutannya, Novel berterima kasih kepada Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla karena negara menanggung biaya perawatannya.

Novel juga mengatakan, teror yang dia terima tidak membuat ciut nyali siapapun, terutama pegawai KPK. Dia berharap teror yang dia terima menjadi penyemangat untuk memberantas korupsi.

Novel disiram air keras usai salat Subuh tak jauh dari rumahnya di Jalan Deposito depan Masjid Al Ikhsan RT 03 RW 10 Kelapa Gading, Jakarta Utara, 11 April 2017. 



(YDH)