Politikus PKS Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin

Faisal Abdalla    •    Kamis, 19 Apr 2018 18:56 WIB
suap proyek di kemenpu-pera
Politikus PKS Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin
Eks Wakil Ketua Komisi V Yudi Widiana/MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeksekusi mantan anggota DPR RI Komisi V dari Fraksi PKS, Yudi Widiana Adia, ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.  Terpidana kasus korupsi terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun anggaran 2016 itu dieksekusi setelah putusannya berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

"Jaksa eksekutor pada KPK hari ini melakukan eksekusi terhadap terpidana YWA, anggota DPR RI periode 2014-2019 ke Lapas Klas I Sukamiskin, Bandung," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis, 19 April 2018. 

Febri mengatakan eksekusi dilakukan sebagai tindak lanjut dari putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 127/Pid.Sus/TPK/2017/PN.Jkt.Pst, tanggal 21 Maret 2018 yang telah berkekuatan hukum tetap. Dalam kasus ini, Yudi divonis 9 tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan oleh majelis hakim.  

"Pidana tambahan bagi terdakwa berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun sejak terdakwa selesai menjalani pidana," imbuh Febri.

Baca: Yudi Widiana Divonis 9 Tahun Penjara

Oleh Majelis Hakim, Yudi dinilai terbukti menerima uang lebih dari Rp11 miliar dari pengusaha Soe Kok Seng alias Aseng. Yudi juga dianggap terbukti melakukan korupsi sesuai dakwaan pertama dan kedua. 

Dalam dakwaan pertama, Yudi disebut telah menerima uang Rp4 miliar dalam bentuk mata uang rupiah dan dollar Amerika Serikat. 

Atas perbuatannya, Yudi dianggap telah melanggar Pasal 12 huruf b dan Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 tahun 99 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. 


(JMS)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA