Mendagri Percayakan Kasus KTP-el kepada KPK

M Sholahadhin Azhar    •    Minggu, 16 Jul 2017 10:06 WIB
korupsi e-ktp
Mendagri Percayakan Kasus KTP-el kepada KPK
Mendagri Tjahjo Kumolo/MTVN/Adin

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memercayakan pengsutan kasus dugaan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (KTP-el) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK masih menelusuri aliran dana proyek yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu.

"Kemendagri percaya kepada KPK akan mempercepat proses hukum terkait korupsi mark up KTP-El dengan asas praduga tidak bersalah," kata Tjahjo Kumolo melalui keterangan tertulis, Minggu 16 Juli 2017.

KPK diminta membuka tuntas kasus yang menyeret bekas pejabat Kemendagri Sugiharto dan Irman serta pengusaha Andi Narogong itu. Sebab, dampak megakorupsi itu dinilai sangat merugikan instansi yang dipimpin Tjahjo, terutama dari segi kecepatan melayani masyarakat.

"Setidaknya menyebabkan lambatnya pelayanan KTP-El, yang seharusnya selesai di 2014," tegas Tjahjo.

Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, mengamini pernyataan Mendagri mengenai gangguan yang dialami pihaknya terkait kasus dugaan korupsi KTP-El. Menurut dia, hingga kini pegawai Dukcapil di pusat masih sering diperiksa terkait dugaan korupsi itu. Setidaknya 60 staf Dukcapil pusat menjalani penyidikan rutin dan mengisi BAP.

"Staff kami kan masih banyak yang diperiksa. Jadi terganggu kita. Moril dan psikis rekan-rekan sangat terganggu sehingga kinerja tidak optimal," tutur Zudan.

KPK telah mendalami kasus dugaan korupsi di proyek KTP-El tahun anggaran 2011 - 2012 ini di tingkat penyidikan hampir 3 tahun. Ketiga tersangka dalam proyek senilai Rp5,9 triliun itu diduga melakukan korupsi sehingga merugikan keuangan negara hinggaRp 2,3 triliun.


(OJE)