KPK Tetapkan Wali Kota Batu Tersangka

Achmad Zulfikar Fazli    •    Minggu, 17 Sep 2017 14:45 WIB
ott kpk
KPK Tetapkan Wali Kota Batu Tersangka
Konferensi pers terkait penetapan Wali Kota Baru Eddy Rumpoko sebagai tersangka - MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait proyek pengadaan meubelair di Pemerintah Kota (Pemkot) Batu tahun anggaran 2017.

Mereka yakni Wali Kota Batu Eddy Rumpoko; Kepala Bagian Unit Layanan Pengaduan (ULP) Pemkot Batu Eddi Setiawan; dan pemilik Amarta Hills Hotel Filipus Djap.

"Setelah pemeriksaan 1x24 dan gelar perkara, KPK meningkatkan penanganan perkara ke penyidikan dengan tiga orang tersangka," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarief dalam konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Minggu 17 September 2017.

Edy Rumpoko dan dua orang lainnya ditangkap tangan oleh tim satgas KPK, pada Sabtu 16 September 2017. Dari penangkapan itu, KPK menyita uang sekitar Rp300 juta rupiah.

Uang tersebut diberikan kepada Eddy Rumpoko sebesar Rp200 juta dan Eddi Setiawan sebesar Rp100 juta. Fulus itu diterima dari Philip yang merupakan pemilik Real Estate Indonesia (REI).

Atas tindakannya itu, Filipus sebagai pemberi diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Eddy Rumpoko dan Eddi Setiawan sebagai penerima diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
 


(REN)