Polisi Kesulitan Bawa Pulang Rizieq Shihab

Ilham wibowo    •    Jumat, 15 Sep 2017 17:53 WIB
pornografi
Polisi Kesulitan Bawa Pulang Rizieq Shihab
Rizieq Shihab. Foto: AFP/Adek Berry

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Polda Metro Jaya masih kesulitan memboyong Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dari Arab Saudi ke Tanah Air. Rizieq sedianya diperiksa dalam kasus dugaan chat berkonten pornografi.

"Enggak segampang itu ke negara orang kemudian bertindak. Kita harus cek dulu apakah bisa atau tidak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat 15 September 2017.

Pada 27 Juli 2017, penyidik Polda Metro Jaya diketahui menemui Rizieq di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah. Rizieq diperiksa sebagai saksi ihwal keterkaitan dirinya dengan tersangka Firza Husein.

Argo menegaskan pihaknya masih serius untuk menyelesaikan kasus ini. Selain Rizieq, pemeriksaan saksi dan permintaan pendapat sejumlah ahli telah dilakukan.

Rizieq secara langsung telah menjawab pertanyaan penyidik. Akan tetapi, Rizieq tidak ikut dibawa ke Tanah Air. Padahal, nama Rizieq telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polda Metro Jaya.

Selain itu, status Rizieq pun saat ini masih menjadi tersangka dalam kasus yang sama. "Kita sudah bertindak, melakukan pemeriksaan, semuanya sudah," ujarnya.

Baca: Rizieq Shihab Pulang Agustus

Rizieq ditetapkan sebagai tersangka kasus percakapan berkonten pornografi yang juga menjerat Firza Husein. Namun, hingga kini, Rizieq belum kembali ke Tanah Air pada 26 April 2017, sejak kasusnya berembus kencang.

Penetapan Rizieq sebagai tersangka dilakukan setelah polisi menggelar perkara. Dalam kasus itu, Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang-Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.




(UWA)