Kasus Salah Tembak Akibat Polisi Lalai Ikuti SOP

   •    Jumat, 28 Apr 2017 00:20 WIB
penembakan di lubuklinggau
Kasus Salah Tembak Akibat Polisi Lalai Ikuti SOP
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Jakarta: Karo Paminal Divpropam Mabes Polri, Brigjen Baharuddin Djafar menyebut beberapa kasus salah tembak oleh anggota polisi yang terjadi belakangan ini disebabkan kelalaian mengikuti standar operasional prosedur (SOP) penggunaan senjata api.

"Aspek pengamanan kelalaian ada yang tidak mengikuti SOP. Melanggar aturan," kata Baharuddin di diskusi penggunaan senjata api oleh Polri di kawasan Blok M, Jakarta, Kamis 27 April 2017.

Peristiwa yang dimaksud yakni penembakan satu keluarga dalam mobil oleh anggota polisi di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Selain itu ada juga anggota polisi di Bengkulu yang menembak anak kandungnya hingga tewas karena diduga pencuri.

Menurut Baharuddin, setiap personil polisi memang diberi kewenangan atau diskresi untuk memiliki inisiatif kapan harus menembak. Namun perlu memperhitungkan dampak lanjutan dari hal tersebut.

Jika betakibat fatal apalagi menimbulkan korban jiwa terhadap orang tak bersalah, anggota harus menerima konsekuensi tindakannya. "Kalau salah ya itu konsekuensi dia," imbuh Baharuddin.

Terkait evaluasi salah tembak, ia menyebut Polri bakal memberlakukan tes psikologi secara rutin. Diharapkan dengan tindakan itu kinerja anggota bisa lebih profesional, terutama dalam menggunakan diskresi penggunaan senjata api.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul menambahkan soal evaluasi. Selain peningkatan kapasitas psikologis juga mendorong personil rajin membaca aturan.

Ia mengakui selama ini banyak anggota polisi malas membaca regulasi terkait SOP penggunaan senjata api. 

"Memang selama ini yang kita temukan adalah kekurangan untuk mau membaca aturan, yang tiap tahun update dan muncul produk baru dari Mabes Polri," kata Martinus. (Adin Azhar)


(SCI)

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

KPK Bakal Pelajari Pernyataan Miryam

8 hours Ago

Miryam S. Haryani yang menyebut ada pertemuan anggota Komisi III DPR dengan pejabat KPK setingk…

BERITA LAINNYA