Mendagri: Sudah Saya Puji-puji, Sekarang Digerebek KPK

M Sholahadhin Azhar    •    Kamis, 10 Aug 2017 18:31 WIB
kpkkorupsi
Mendagri: Sudah Saya Puji-puji, Sekarang Digerebek KPK
Mendagri Tjahjo Kumolo. Foto: MTVN/Intan Fauzi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kecewa kantor Wali Kota Malang, Jawa Timur, digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pasalnya, Malang sempat menjadi lokasi rapat koordinasi Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) yang juga dihadiri pimpinan KPK. 

"Sudah saya puji-puji, ibu Basaria (Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan) puji-puji Kota Malang hebat dan lain-lain. Eh, sekarang belum dua minggu (rakor), kantor Wali Kota digerebek KPK," ujar Tjahjo sembari menggelengkan kepala di kantornya Jakarta Pusat, Kamis 10 Agustus 2017.

Mantan Sekjen PDI Perjuangan itu menjelaskan, Basaria memuji tata kelola pemerintahan di sana. Tapi kenyataannya, pujian Lembaga Antirasuah belum tentu membuktikan Pemerintahan Kota Malang bersih dari kasus-kasus.

Seperti diketahui, KPK penggeledahan sejumlah tempat di Kota Malang. Sejumlah barang disita dalam penggeledahan tersebut. "Disita sejumlah dokumen terkait APBD dan handphone sejumlah pejabat," kata juru bicara KPK Febri Diansyah.

Baca: Penggeledahan di Malang, KPK Sita Dokumen APBD dan Handphone

Febri mengatakan, KPK sudah menetapkan beberapa tersangka. Tersangka berasal dari unsur legislatif, pemerintah kota, dan swasta.

"Kegiatan di lapangan masih dilakukan. Informasi yang lebih spesifik, terkait dengan nama para tersangka dan kasusnya belum dapat kami ungkapkan. Namun, dalam waktu dekat tentu akan diinformasikan pada publik," imbuh Febri.

Diketahui, penggeledahan dilakukan pada Rabu 9 Agustus 2017 sejak pukul 09.00 WIB. Penyidik menyisir ruang kerja Wali Kota Malang Mochamad Anton. Penyidik mengambil beberapa dokumen dan menyegel ruangan di kantor tersebut.


(OGI)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

3 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA