Ahok Dituntut Hukuman Percobaan

Ilham wibowo    •    Kamis, 20 Apr 2017 11:38 WIB
kasus hukum ahok
Ahok Dituntut Hukuman Percobaan
Ilustrasi--MI/Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Jaksa penuntut umum (JPU) mengatakan Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama terbukti sah dan meyakinkan bersalah. Ahok dituntut hukuman percobaan dua tahun penjara dengan masa hukuman penjara satu tahun.

"Menjatuhkan pidana Basuki Tjahaja Purnama dengan pidana satu tahun penjara dengan percobaan dua tahun," kata Jaksa Penuntut Umum Ali Mukartono di Auditorium Kementerian Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis 20 April 2017.

Artinya, jika selama dua tahun Ahok mengulangi kesalahan, maka dia akan dimasukkan ke dalam jeruji besi selama satu tahun. Jika selama dua tahun tidak mengulangi kesalahan, Ahok tidak perlu meringkuk di penjara.

Ali mengatakan, ada sejumlah pertimbangan yang memberatkan dan meringankan terdakwa penodaan agama. Perbuatan Ahok dianggap meresahkan masyarakat. Sementara yang meringankan, selama proses persidangan Ahok dianggap bersikap baik.

Baca: Kuasa Hukum Ahok Siap Lawan Tuntutan Jaksa Melalui Pleidoi

Ahok dikenakan dakwaan alternatif, yakni Pasal 156a dengan ancaman lima tahun penjara dan Pasal 156 KUHP dengan ancaman empat tahun penjara. Jaksa menyatakan Pasal 156a tidak terbukti. Jadi, Ahok tidak melakukan penodaan agama.

Menurut Pasal 156 KUHP, barang siapa di muka umum menyatakan perasaan permusuhan, kebencian atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia diancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.

Awalnya, pembacaan tuntutan Ahok akan digelar pada 11 April 2017 atau sepekan menjelang pelaksanaan putaran dua Pilkada DKI. Namun, jaksa penuntut umum menyatakan belum siap atas tuntutannya dan meminta penundaan sampai 20 April 2017.

Sidang akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan pleidoi 25 April 2017. Ahok dan tim kuasa hukum akan mengajukan pleidoi masing-masing minggu depan.


(YDH)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

Kematian Saksi Kunci KTP-el (3)

5 hours Ago

Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat ikut menyediakan teknologi perekaman KTP-el. Terselip na…

BERITA LAINNYA