Alasan IDC tak Berikan Semua Hasil Penggalangan Dana ke Keluarga Zoya

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 05 Sep 2017 17:20 WIB
kekerasan
Alasan IDC tak Berikan Semua Hasil Penggalangan Dana ke Keluarga Zoya
Siti Zubaedah, istri almarhum Zoya. Foto: MTVN/Whisnu Mardiansyah

Metrotvnews.com, Jakarta: Yayasan Infaq Dakwah Center (IDC) menggalang dana untuk keluarga almarhum Muhammad Al-Zahra alias Zoya. Hasil penggalangan dana IDC mencapai Rp651 juta. Namun, tak semua dana hasil penggalangan diberikan kepada keluarga almarhum.

Ketua Yayasan IDC Mulyadi Abdul Gani menjelaskan, pada 13 Agustus 2017 telah dilakukan acara serah terima simbolis hasil penggalangan dana kepada keluarga almarhum, yaitu sang istri Siti Zubaedah di Masjid Islami Center Kabupaten Bekasi. Acara serah terima ini dihadiri oleh pengacara, tokoh masyarakat dan Babinsa setempat.

Dari total hasil penggalangan dana itu disepakati pembagian dana antara pihak Yayasan dan keluarga almarhum. Yayasan akan membelikan sebuah rumah dengan nominal Rp251 juta.

Kesepakatan itu tertulis dan bermaterai serta disaksikan pengacara keluarga. Sisanya, Rp400 juta, akan dialokasikan untuk program beasiswa anak yatim.

"Dana Rp251.582.000 tersebut akan ditransfer ke rekening ibu Zubaedah setelah menemukan rumah yang cocok untuk dibeli," kata Mulyadi kepada Metrotvnews.com, Selasa 5 September 2017.

Baca juga: Istri Almarhum Zoya: Banyak Penggalang Dana Mengatasnamakan Saya

Mulyadi mengakui hasil penggalangan dana tak sepenuhnya diberikan kepada keluarga almarhum. Jika diberikan semua, ia khawatir hasil penggalangan dana tumpang tindih dengan bantuan lainya. Karena itu, sebagian hasil penggalangan dana dialihkan.

"Pengalihan ini karena beberapa pertimbangan, antara lain pihak keluarga sudah menerima banyak bantuan tunai dari berbagai pihak," jelasnya.

Mulyadi enggan membeberkan berapa total bantuan dana tunai yang diterima keluarga almarhum dari berbagai pihak. Begitupun saat Metrotvnews.com menyambangi kediaman keluarga almarhum di Cikarang, Jawa Barat, Zubaedah enggan menyebutkan berapa total dana tunai yang ia peroleh.

"Yang penting buat Alif (anak almarhum) sekolah sama adiknya," kata Zubaedah kepada Metrotvnews.com di kediamannya Kampung Jati, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat.

Baca juga: Dana IDC tak Mengalir ke Keluarga Almarhum Zoya

Mulyadi menambahkan, Yayasannya siap mencairkan dana tambahan jika nantinya harga rumah di luar kesepakatan seharga Rp250 juta. Termasuk menjamin kebutuhan hidup anak almarhum jika janji jaminan tunjangan dari beberapa pejabat ternyata meleset.

"IDC akan mengupayakan terus membantu, sampai anak-anak yatim Zoya dewasa," ujarnya.

Mulyadi menjamin hasil penggalangan dana bisa dipertanggungjawabkan kepada para donatur. Dalam waktu dekat, laporan penyerahan donasi kepada keluarga almarhum akan dirilis.

Baca juga: IDC Bantah Ingkar Janji Berikan Rumah untuk Keluarga Almarhum Zoya

Belakangan, salah satu akun Facebook Hartati Kasim menengarai bahwa berita tentang sumbangan rumah Rp250 juta hanya eksploitasi terhadap keluarga almarhum Zoya. Dalam postingan itu disebutkan istri almarhum tidak tahu sama sekali soal donasi Rp400 juta.

Muhammad Al Azhar (MA) alias Zoya dianiaya dan dibakar massa di Pasar Muara Bakti, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa 1 Agustus 2017. Zoya dihakimi karena dituduh mencuri pengeras suara di Musala Al-Hidayah yang berlokasi di Kampung Cabang Empat, RT 02/01, Hurip Jaya, Kecamatan Babelan.


(MBM)

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

47 minutes Ago

Wakil Ketua PN Jakarta Selatan Kusno ditunjuk sebagai Hakim Tunggal praperadilan Setya Novanto …

BERITA LAINNYA