Polisi Dapat Informasi Kuat Penyerang Novel Baswedan

Sri Utami    •    Senin, 17 Apr 2017 06:25 WIB
novel baswedan
Polisi Dapat Informasi Kuat Penyerang Novel Baswedan
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan (tengah) menyapa wartawan saat akan dirujuk ke rumah sakit khusus mata di Jakarta, Selasa (11/4). Penyidik senior KPK itu diserang dengan air keras oleh orang tak dikenal seusai menjalankan Salat

Metrotvnews.com, Jakarta: Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, sejau ini polri sudah menerima berbegai informasi baik dari saksi maupun pihak lain termasuk KPK yang memberikan Closed-circuit television (CCTV) di rumah Novel Baswedan. Tidak hanya itu, polri juga sudah menerima foto yang diduga pelaku penyiraman itu.

“Kami butuh waktu untuk mendalaminya. Kami juga sudah mendapat informasi kuat siapa pelaku, tapi masih ditelaah lebih lanjut karena membutuhkan informasi untuh tentang itu,” kata Martinus dalam keterangannya, Minggu 16 April 2017.

Baca: Orang Asing Sempat Duduk di Depan Rumah Novel

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menjelaskan, saat ini penyidik polri masih membutuhkan keterangan Novel Baswedan sebagai korban. Namun polri masih memprioritaskan Novel pulih usai menjalani perawatan di Singapura.

“Kami butuh keterangan beliau tapi karena masih sakit dan berobat maka kami upayakan kesembuhan dia dulu,” jelas Martinus.

Wajah Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal usai pulang salat Subuh di masjid dekat rumahnya, di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa 11 April. Pelaku diduga dua orang dan mengendarai sepeda motor. Saat ini Novel sedang mendapat perawatan di Singapura.

Baca: Air Keras, Senjata Tawuran hingga Meneror Penyidik KPK


(DEN)