Tim Sinkronisasi Salahkan Pengusaha Merugi di Reklamasi Jakarta

Intan fauzi    •    Kamis, 18 May 2017 01:37 WIB
reklamasi
Tim Sinkronisasi Salahkan Pengusaha Merugi di Reklamasi Jakarta
Anggota tim sinkronisasi Anies-Sandi, Marco Kusumawijaya - MTVN/LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota tim sinkronisasi Anies-Sandi, Marco Kusumawijaya menyalahkan pihak swasta yang terlanjur berinvestasi di proyek reklamasi. Pengusaha dinilai sudah mendirikan bangunan sebelum Peraturan Daerah (Perda) tentang zonasi pantai utara Jakarta keluar.

"Mestinya kalau pengusaha tahu belum memenuhi semua syarat ya jangan jual barangnya. Dalam kasus reklamasi bangunannya tidak ada IMB, pulaunya tidak ada Amdal, tidak ada Perda zonasi. Jadi barang itu ilegal, tidak boleh dijual, bahkan janji pun tidak boleh," ujar Marco dalam diskusi Pas FM di Jalan Timor, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu 17 Mei 2017.

Menurut Marco, pengusaha masih membawa-bawa kebiasaan lama saat berinvestasi pada pemerintah. Kebiasaan itu seperti kebiasaan zaman Orde Baru di mana Keputusan Presiden (Keppres) dianggap segalanya.

"Keppres itu memberi wewenang pada pemerintah daerah untuk mengeluarkan perizinan dan memberi wewenang pada departemen-departemen terkait untuk membuat kajian yang menjadi dasar perizinan. Dan itu semua harus diperoleh sebelum betul-betul membangun pulau," tegas dia.

Pengamat tata kota itu berharap persoalan yang sudah terjadi kini menjadi pelajaran. Dan ia menegaskan, keputusan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, sudah pasti untuk menyetop reklamasi.

"Kebijakan yang diambil pada tim sinkronisasi, kita akan batalkan tidak perpanjang izin pulau lain, pulau yang terlanjur jadi mari ajak masyarakat memikirkan pemanfaatannya," tutur Marco.


(REN)

Elza Syarief Tuding Yulianis Diistimewakan KPK

Elza Syarief Tuding Yulianis Diistimewakan KPK

7 hours Ago

Kuasa hukum Nazaruddin, Elza Syarief menggelar konferensi pers menanggapi pernyataan Yulianis. …

BERITA LAINNYA