Polwan Penerima Pungli Rp450 Juta Terancam Dipecat

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 19 Sep 2018 14:27 WIB
pungli
Polwan Penerima Pungli Rp450 Juta Terancam Dipecat
Pemberian uang. Foto: Medcom.id/Mohammad Rizal.

Jakarta: Polri bakal memecat polisi wanita (polwan) berinisial S yang diduga mengambil pungutan liar (pungli) hingga Rp450 juta di Polda Jawa Timur (Jatim). Pungli itu diminta untuk meloloskan seseorang untuk menjadi polisi. 

"Komitmen pimpinan Polri jelas, setiap pelanggaran anggota baik pidana, pelanggaran disiplin, dan kode etik akan ditindak sesuai aturan. Itu yang akan kami lakukan," kata ‎Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo‎ di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 19 September 2018.

Menurut dia, polisi tidak pandang bulu dalam memberantas anggota yang terlibat penipuan. Pasalnya, aksi itu mencoreng nama kepolisian.

Dedi menjelaskan kasus polwan S terungkap‎ saat pemberi uang mengadu kepada pihak berwajib karena telah gagal menjadi polisi. Kini, kasus itu sedang ditangani Bid Propam Polda Jatim.

Baca: SMP 4 Ngaglik Kembalikan Uang Pungutan

Menurut pengakuan pelaku, kata Dedi, aksi pungli baru dilakukan satu kali. Korban yang melapor juga baru satu orang. "Sudah dikasih uangnya, tapi uang itu sudah habis (habis digunakan Polwan S)," jelas dia.

Dia menjelaskan jika dalam sidang kode etik dinyatakan bersalah, polwan S akan diberikan hukuman berat. Hukuman itu berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

"Bisa bersinergi, kalau misal perbuatan melawan hukum, maka tindak pidana penggelapan atau penipuan, itu bisa masuk ke ranah pidana umum," jelas dia.



(OGI)

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

Kasus KTP-El, Anggota DPR Markus Nari Ditahan KPK

2 weeks Ago

Jakarta: KPK menahan anggota DPR dari Fraksi Golkar Markus Nari, Senin, 1 April 2019. Markus me…

BERITA LAINNYA