KPK Panggil Ketua Tim Pengadaan Pesawat Citilink

Juven Martua Sitompul    •    Selasa, 17 Apr 2018 11:25 WIB
emirsyah satar tersangka
KPK Panggil Ketua Tim Pengadaan Pesawat Citilink
Mantan Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar. Foto: Antara/Wahyu Putro.

Jakarta: KPK memanggil ketua tim pengadaan ATR 72-600 Citilink, Widi Wiratmoko. Dia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
 
"Widi Wiratmoko akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ESA (Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 17 April 2018.
 
Ini pemeriksaan ulang setelah sebelumnya Widi mangkir dari panggilan penyidik pada Selasa, 10 April 2018. Diduga, petinggi di Citilink itu mengetahui ihwal korupsi di perusahaan plat merah tersebut.

Baca: Emirsyah Satar Bungkam Usai Diperiksa KPK

KPK menetapkan Emirsyah Satar dan pendiri PT Mugi Rekso Abadi sekaligus Beneficial Owner Connaught International Pte Ltd Soetikno Soedarjo (SS) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
 
Dalam kasus ini, Emirsyah Satar diduga menerima suap dari Rolls-Royce, perusahaan mesin asal Inggris, berupa uang dan aset yang diberikan melalui Soetikno Soedarjo. Suap diberikan Rolls-Royce terkait pengadaan pesawat dan 50 mesin pesawat Airbus A330-300 untuk PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada periode 2004-2015.
 
Diduga, suap yang diterima Emiryah Satar mencapai €1,2 juta dan USD180 ribu atau setara Rp20 miliar. Tak hanya uang, Emirsyah Satar juga diduga menerima suap berupa barang senilai USD2 juta, yang tersebar di Indonesia dan Singapura.
 
Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo sendiri ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak 16 Januari 2017 silam. Namun, hingga kini keduanya belum ditahan dan masih menghirup udara bebas.




(FZN)