Livestreaming

KPK Terkendala Garap Kasus BLBI dan Century

M Rodhi Aulia    •    Kamis, 22 Sep 2016 06:19 WIB
kasus century
KPK Terkendala Garap Kasus BLBI dan Century
KPK. MI/Panca Syurkani

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah menutup kasus Century dan bantuan likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Namun, KPK mengakui terdapat sejumlah kesulitan dalam meningkatkan kasus ini ke tingkat penyidikan.

"Tidak ada yang ditutup. Makanya saja juga heran kalau ada yang mengisukan sendiri bahwa KPK telah menutup dua kasus itu," kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Laode menegaskan, pihaknya masih terus menyelidiki kasus tersebut dengan melewati beberapa tahap. Laode mengklaim, ada progress penyelidikan yang positif terkait kasus Century.

"Memang ada beberapa kendala (kasus Century). Salah satunya itu, saksi kuncinya dua orang meninggal dunia. Jadi sekarang KPK memang tengah bekerja keras untuk menindaklanjuti," ucap dia.

Terkait kasus BLBI, Laode tidak membantah pihaknya sudah memanggil banyak saksi untuk mengorek lagi perkara itu. Namun, Laode mengungkapkan salah satu kendala utamanya masalah kondisi dokumen-dokumen yang ada.

"Salah satu kesusahan kasus BLBI itu adalah bukti-bukti yang didapat itu hampir semuanya foto kopi. Ini sudah lama kasusnya. Makanya saya terus terang bukan menyalahkan pimpinan sebelumnya. Tapi banyak sekali foto kopi," ungkap Laode.

Menurut Laode, pihaknya tidak bisa cukup mengandalkan bukti foto kopi tersebut. Lantaran keasliannya dapat diragukan atau diperdebatkan di pengadilan. "Kami sedang berupaya mencari bukti-bukti otentik lainnya," tegas dia.

Laode menegaskan, KPK tidak pernah tunduk dengan pengaruh dari luar dalam menangani perkara. Bahkan dari pemimpin yang tengah berkuasa sekalipun.

"Dari dulu KPK tidak pernah tunduk. Kalau cukup buktinya, sekurang-kurangnya dua, kami lanjutkan. Tapi biasanya KPK tidak pernah berpegang hanya dua alat bukti. Kami ingin lebih supaya yakin," ucap dia.



(OGI)

Video /