Eddy Sindoro Jadi Tersangka Kasus Suap Panitera PN Jakpus

Yogi Bayu Aji    •    Jumat, 23 Dec 2016 19:59 WIB
suap di ma
Eddy Sindoro Jadi Tersangka Kasus Suap Panitera PN Jakpus
ANT foto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan satu tersangka baru kasus dugaan suap terhadap Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Edy Nasution. Kasus ini menyeret Eddy Sindoro, seorang pengusaha.

"Dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi memberikan hadiah atau janji kepada penyelenggara negara terkait pengurusan perkara di PN Jakarta Pusat, KPK menetapkan ESI (Eddy Sindoro) sebagai tersangka," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (23/12/2016).

Menurut dia, Eddy diduga turut memberikan hadiah atau janji tekait pengurusan perkara pengajuan peninjauan kembali di PN Jakpus. Dia pun memaparkan, dalam pengembangan perkara kepada Eddy, KPK sudah memeriksa sekitar 15 saksi.

Eddy pun terjerat hukum. Dia disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 64 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Kendati begitu, Febri tidak mengungkapkan kapan surat perintah penyidikan terhadap Eddy Sindoro diteken pimpinan KPK. Pasalnya, isu penetapan tersangka Eddy sempat mengencang pada akhir November lalu.

"Tidak bisa kami sampaikan karena info rinci masih perlu dicek lebih lanjut tapi kami sampaikan penetapan tersangka sebelum pengumuman disampaikan. Butuh waktu beberapa hari melewati waktu satu minggu penetapan tersangka status ke penyidikan," jelas dia.


(LDS)