Sandiaga Diminta Mengklarifikasi Kasusnya

Ilham wibowo    •    Selasa, 21 Mar 2017 12:13 WIB
kasus penggelapan
Sandiaga Diminta Mengklarifikasi Kasusnya
Sandiaga Uno. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya memastikan proses hukum terhadap seluruh laporan masyarakat akan ditindaklanjuti. Termasuk, kasus dugaan penggelapan tanah yang menyeret calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Sandi hendaknya hadir untuk menjalani pemeriksaan hari ini di Direktorat Kriminal Umum. Polisi menjadwalkan ulang pemeriksaan bilamana Sandi menolak hadir dengan alasan apa pun.

"Jadwal kehadiran klarifikasinya pukul 13.00 WIB. Kalau yang bersangkutan tidak bisa hadir, ya, kami jadwalkan ulang. Kami koordinasikan," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa 21 Maret 2017.

Argo memastikan proses hukum seluruh warga negara sama. Ia menampik tuduhan pengacara Sandi yang menyebut kasus ini bermuatan politis lantaran ditindaklanjuti berdekatan dengan pilkada DKI Jakarta yang memasuki putaran kedua.

"Kami profesional. Ada laporan, kami tindaklanjuti dulu, kalau nanti penyelidikan itu ada unsur pidana, kami naikkan ke penyidikan. Pokoknya, yang bersangkutan kami minta klarifikasi," tutur Argo.

Argo juga menampik tuduhan pihak Sandi yang menyebut penanganan kasus ini berlangsung cepat. Menurut Argo, proses hukum yang dilakukan telah memenuhi prosedur yang berlaku.

"Laporannya kan seminggu. Ada waktu, jadi tak langsung (dipanggil setelah laporan)," ujarnya.
 

Kita salut luar biasa. Andai seluruh polisi menangani perkara secepat ini
- Yupen Hadi


Menanggapi surat panggilan polisi itu, tim kuasa hukum Sandi mengaku kaget karena proses hukum tergolong cepat. Pihak Sandi masih memikirkan menghadapi kelanjutkan proses hukum ini.

"Kita salut luar biasa. Seminggu (proses) sudah sampai surat pemanggilan ke kita. Luar biasa. Andai seluruh polisi menangani perkara secepat ini," kata tim kuasa hukum Sandi, Yupen Hadi, di Jalan Cicurug, Jakarta Pusat, Senin 20 Maret.

Baca: Sandiaga bakal Diperiksa atas Dugaan Penggelapan

Sandi dipanggil penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penggelapan uang pembelian tanah seluas 3.115 meter persegi di Kawasan Curug, Tangerang, pada 2012. Laporan tersebut dibuat Jhoni Hidayat pada 8 Maret 2017.

"Pada 9 Maret 2017 perintah penyelidikan perkara ini keluar. Seminggu kemudian, 17 Maret, diterbikan surat panggilan untuk datang 21 Maret," ujar dia.

Padahal, kata Yupen, ada sejumlah kasus yang dilaporkan timnya tapi tak ditindaklanjuti polisi. Lambatnya perlakuan polisi dianggap sebagai bentuk ketidakadilan.

"Kita pernah laporkan Chiko, Haris, Kamerad (Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi), di mana paslon kami, baik Mas Anies atau Bang Sandi, menjadi korban. Polisi kok terkesan lambat, terkesan abai. Kami diperlakukan tidak adil," ujar dia.

Yupen menduga pemanggilan Sandi sarat politisasi. "Apa hari ini polisi jadi alat kepentingan politik tertentu? Kami berharap bukan begitu sebenarnya. Bang Sandi clear tak terlibat sama sekali kasus ini," ujar dia.




(UWA)

Sandi Ajak Warga Minang di DKI Gabung OK OCE

Sandi Ajak Warga Minang di DKI Gabung OK OCE

10 hours Ago

pihaknya bakal mengajak asosiasi para pedagang pasar untuk bergerak bersama menciptakan ekonomi…

BERITA LAINNYA