Polisi Fokus Melengkapi Berkas Perkara Hary Tanoesoedibjo

Lukman Diah Sari    •    Selasa, 18 Jul 2017 09:21 WIB
korupsi mobile8 telecom
Polisi Fokus Melengkapi Berkas Perkara Hary Tanoesoedibjo
Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. MI/Arya Manggala.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak gugatan praperadilan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Penetapan tersangka terhadap Hary dinilai sah oleh majelis hakim.

Pihak penyidik Dit Siber Bareskrim Polri masih menunggu hasil penelitian berkas perkara kasus dugaan ancaman terhadap jaksa Yulianto.

"Kami fokus untuk melengkapi berkas perkara agar segera tahap II," kata Direktur Ditipid Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran melalui pesan singkat, Senin 17 Juli 2017.

Dalam amar putusannya, hakim tunggal praperadilan Cepi Iskandar menolak eksepsi dan seluruh gugatan praperadilan Hary.

"Mengadili, dalam pokok perkara permohonan praperadilan pemohon. Dan penetapan tersangka atas nama Hary Tanoesoedibjo adalah sah. Selanjutnya membebankan biaya negara sebesar nihil," kata Cepi saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Atas putusan itu, hakim menyimpulkan kalau penetapan tersangka terhadap Hary Tanoe sah secara hukum. Hakim Cepi menilai, polisi telah memilik bukti permulaan yang cukup dalam proses penetapan tersangka.

"Hakim berkesimpulan dalil pemohon yang menyatakan penyidikan tidak berdasar hukum harus dikesampingkan," lanjutnya.

Polisi menetapkan Hary Tanoesoedibjo sebagai tersangka atas kasus dugaan pesan ancaman kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto melalui pesan singkat (SMS). Hary ditetapkan sebagai tersangka pada 15 Juni 2017.

Jaksa Yulianto melaporkan Hary Tanoe karena merasa terancam menerima SMS itu. Saat itu, Yulianto sedang menangani kasus dugaan korupsi Mobile-8 yang juga disebut melibatkan Hary.

Hary dilaporkan lantaran diduga melanggar Pasal 29 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana 15 tahun. Laporan Polisi (LP) Yulianto terdaftar dengan Nomor LP/100/I/2016/Bareskrim. Yulianto berani melapor karena mengklaim memiliki bukti cukup.


(DRI)

Yosef Sumartono Mengaku Tak Mengenal Setya Novanto

Yosef Sumartono Mengaku Tak Mengenal Setya Novanto

25 minutes Ago

KPK memeriksa Mantan Staf Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dal…

BERITA LAINNYA