Penyiram Novel Lebih dari Dua Orang dan Profesional

Juven Martua Sitompul    •    Jumat, 30 Jun 2017 18:19 WIB
novel baswedan
Penyiram Novel Lebih dari Dua Orang dan Profesional
Lokasi penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan dipasangi garis polisi di Jalan Deposito T, Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4/2017). Foto: Antara/Wahyu Putro A.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan menyebut pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) Novel Baswedan sudah ahli. Sebab, pelaku sangat mengetahui kegiatan sehari-hari Novel.

"(Pelaku) bisa menggambar telaten kala korban berdiri, kapan sedang ada pengawalan, dan kapan sedang ada teman," kata Iriawan di Gerbang Tol Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, Jumat 30 Juni 2017.

Polisi menduga pelaku sudah memiliki gambaran lengkap sebelum menyiramkan cairan berbahaya. Bahkan, kata Iriawan, besar kemungkinan pelaku sudah membuntuti Novel. "Kok pas sekali saat tak ada yang mengawal," kata dia.

Dari bukti-bukti itu, polisi menyimpulkan pelaku lebih dari dua orang. Iriawan menduga ada aktor intelektual di balik aksi itu.

"Kemungkinan iya (ada aktor intelektual). Dan itu bisa terkuak kalau sudah tertangkap siapa pelakunya," kata Iriawan.

Novel disiram air keras yang diduga dilakukan dua pria tidak dikenal di jalan Deposito depan Masjid Al Ikhsan RT03/10 Kelapa Gading Jakarta Utara usai menjalani solat subuh pada Selasa 11 April, pukul 05.10 WIB. Akibat kejadian itu, Novel mengalami luka pada bagian wajah dan bengkak di bagian kelopak mata kiri. Pelaku melarikan diri.

Dua bulan kasus bergulir, belum ada titik terang siapa pelaku penyiraman terhadap Novel. Termasuk dalang di balik aksi penyerangan itu. Total sudah 56 saksi diperiksa polisi.


(UWA)

Setnov Tak Menyangka Langsung Ditahan KPK

Setnov Tak Menyangka Langsung Ditahan KPK

47 minutes Ago

Usai menjalani pemeriksaan awal di KPK, tersangka kasus korupsi KTP-el Setya Novanto ditempatka…

BERITA LAINNYA