Metro News

Asal tak Melakukan Pidana, Ahok tak Perlu Ditahan

   •    Kamis, 20 Apr 2017 14:53 WIB
kasus hukum ahok
Asal tak Melakukan Pidana, Ahok tak Perlu Ditahan
Terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: MI/Susanto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dituntut hukuman satu tahun penjara dan dua tahun masa percobaan. Jaksa penuntut umum (JPU) berkeyakinan Ahok melanggar Pasal 156 KUHP tentang ujaran kebencian terhadap suatu golongan.

Pakar Hukum Pidana Jamin Ginting mengatakan meskipun Ahok dituntut kurungan dan hukuman percobaan, Gubernur DKI Jakarta itu tidak perlu ditahan. Asalkan, selama hukuman percobaan dijalani, Ahok tidak melakukan pelanggaran pidana apapun.

"Saat hukuman percobaan ini Ahok wajib lapor. Tetapi kalau tidak ada perbuatan pidana yang dilakukan selama 2 tahun, otomatis yang dua tahun tadi tidak perli dijalani dan tidak perlu masuk penjara," kata Jamin, dalam Breaking News, Kamis 20 April 2017.

Jamin mengatakan dari tuntutan 1 tahun kurungan dan 2 tahun masa percobaan umumnya majelis hakim hanya akan mengabulkan tidak kurang dari 50 persen dari tuntutan jaksa. Artinya, bisa dikatakan bahwa hukuman Ahok diprediksi hanya 6 bulan kurungan dan 1 tahun masa percobaan. 

"Jadi kalau 6 bulan penjara dengan percobaan 1 tahun artinya dia melewati masa percobaan itu leboih sedikit, perbuatan pidana apapun kalau 6 bulan penjara tadi tidak perlu dijalani," jelas Jamin.

Jamin menambahkan penerapan pasal 156 KUHP ini dinilai tepat sebab JPU tidak harus menuntut bebas Ahok. Perbuatan Ahok dianggap JPU tetap sebagai bentuk perbuatan pidana yang harus dipertanggungjawabkan.




(MEL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

15 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA