Bupati Halmahera Timur Divonis 4,5 Tahun Penjara

Fachri Audhia Hafiez    •    Rabu, 26 Sep 2018 20:58 WIB
suap proyek di kemenpu-pera
Bupati Halmahera Timur Divonis 4,5 Tahun Penjara
Pengadilan Tipikor. Foto: Medcom.id/M Rodhi Aulia.

Jakarta: Terdakwa Bupati nonaktif Halmahera Timur Rudi Erawan divonis 4,5 tahun penjara. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menginginkan terdakwa dihukum lima tahun penjara.

"Terdakwa Rudi Erawan telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum, bersalah dengan sengaja melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dan berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim Fahzal Hendri saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu, 26 September 2018.

Rudi juga dikenakan denda senilai Rp250 juta subsider enam bulan. Selain itu, hakim juga mencabut hak pilih Rudi selama 5 tahun setelah menjalani masa pidana pokoknya.

Hal yang memberatkan Rudi adalah tidak merasa bersalah dalam perkara dan perbuatannya mencederai program pemerintah. Hal yang meringankan Rudi di antaranya berlaku sopan dalam persidangan dan punya tanggungan keluarga.

Rudi Erawan didakwa menerima suap Rp6,3 miliar. Uang itu diberikan oleh Amran HI Mustary agar Rudi memuluskannya menjadi kepala ; Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara.

Baca: Rudy Erawan Berkelit Terima Suap Rp6,3 Miliar

"Dalam hal ini terdakwa menerima uang dari Amran sebanyak empat kali, dengan rincian Rp3 miliar, Rp2 miliar, Rp 600 juta, Rp500 juta dan Rp200 juta," ujar Hakim Fahzal.

Atas perbuatannya Rudi diyakini melanggar Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto pasal 64 ayat (1) KUHP.



(OGI)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA