Indonesia Dianggap Belum Punya Roadmap Pemberantasan Narkoba

Anggi Tondi Martaon    •    Selasa, 17 Apr 2018 13:10 WIB
berita dpr
Indonesia Dianggap Belum Punya <i>Roadmap</i> Pemberantasan Narkoba
Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan (Foto:Dok.DPR)

Jakarta: Beberapa waktu terakhir, aparat berwajib mengungkap peredaran narkoba skala besar di Indonesia. Hal itu menandakan bahwa Indonesia masih menjadi pasar utama narkoba.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan menilai, hal itu menjadi bukti bahwa Indonesia, khususnya Badan Narkotika Nasional (BNN), tidak memiliki roadmap pemberantasan narkoba. Pihak berwajib di negeri ini hanya sibuk mengungkap tanpa memberantas hingga ke akarnya.

"Indonesia darurat narkoba, tapi tidak pernah ada langkah penanganan yang terarah. Enggak pernah ada grand design atau roadmap pemberantasan narkoba yang begitu masif. Setiap hari hanya disajikan akan ada sindikat yang ditangkap dan diungkap,” kata Arteria dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 April 2018.

Arteria menilai, salah satu kendala BNN dalam memberantas narkoba yaitu menghadapi pengusaha dan penguasa. Dia pun meminta BNN berani membuka siapa saja pengusaha dan penguasa di balik peredaran narkoba di Tanah Air. 

“Yang bapak lawan pengusaha dan penguasa yang hebat-hebat. Ada banyak sindikat yang diungkap pada 2018 ini. Sindikat sendiri petanya seperti apa. Tempat hiburan malam dan pariwisata, sebut saja di mana itu,” ujar dia. 

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengaku prihatin dengan peredaran narkoba di Indonesia. Menurutnya penggagalan penyelundupan sabu satu ton di perairan Batam, dan sabu 239 kilogram di Tangerang Selatan membuktikan bahwa Indonesia merupakan market point dan tujuan jaringan narkotika, bukan hanya transit point bandar narkoba.


(ROS)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA