Nurhadi Jadi Saksi untuk Eks Bos Lippo

Juven Martua Sitompul    •    Selasa, 06 Nov 2018 10:08 WIB
OTT Pejabat Bekasi
Nurhadi Jadi Saksi untuk Eks Bos Lippo
Eks Sektretaris MA Nurhadi/MI/Rommy Pujianto

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil mantan sekretaris Mahmakah Agung (MA) Nurhadi. Dia akan diperiksa sebagai saksi kasus suap pengajuan peninjauan kembali (PK) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat beberapa tahun lalu.

"Nurhadi akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ESI (Eddy Sindoro)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa, 6 November 2018.

Febri menyatakan surat panggilan telah dikirim secara layak ke alamat Nurhadi di Mojokerto dan kantor Tin Zuraida di Kementerian PAN-RB. Tin Zuraida merupakan istri Nurhadi.

Penyidik juga sempat memanggil Tin Zuraida Jumat, 2 November 2018. Sayangnya, Tin yang saat ini menjabat Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum Kementerian PAN-RB tidak memenuhi panggilan karena sedang berdinas di luar negeri.

"Ada permintaan penjadwalan ulang setelah itu, kami sambut baik bantuan yang diberikan Kementerian PAN-RB," ucap dia.

KPK menetapkan mantan Bos Lippo Group Eddy Sindoro sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengajuan PK di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sejak November 2016. Namun, Eddy dua tahun melarikan diri ke luar negeri.

Sejak akhir 2016 hingga 2018, Chairman PT Paramount Enterprise Internasional itu diduga berpindah ke sejumlah negara, mulai Thailand, Malaysia, Singapura, hingga Myanmar. Eddy akhirnya menyerahkan diri ke KPK melalui Atase Kepolisian RI di Singapura.


(OJE)