Saksi Selamat Kasus Pembunuhan di Tangerang Belum Bisa Diperiksa

Dhaifurrakhman Abas    •    Selasa, 13 Feb 2018 13:04 WIB
kasus pembunuhan
Saksi Selamat Kasus Pembunuhan di Tangerang Belum Bisa Diperiksa
Jasad Ema dibawa mobil ambulans menuju RSU Tangerang. Foto: Medcom.id/Hendrik Simorangkir

Jakarta: Polisi terus memantau kondisi kesehatan Efendi, 60, salah satu korban selamat dalam peristiwa berdarah di Perumahan Taman Kota Permai II, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Efendi menjadi satu-satunya saksi kunci dalam kejadian yang menewaskan tiga orang itu. 

"Kondisinya lemah sekali," kata Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan, usai menjenguk korban di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa, 13 Februari 2018.

Harry mengatakan, lantaran kondisi itu, pihaknya belum bisa meminta keterangan Efendi. Padahal, polisi memerlukan informasi penting yang bisa digali. Mengingat, hanya dia satu-satunya saksi yang selamat.

"Masih kita dalami karena saksi di TKP tinggal satu yang masih dirawat dalam kondisi lemah dan tidak memungkinkan untuk diajak berinteraksi," tutur dia. 

(Baca juga: Warga Sempat Dengar Jeritan dari Rumah Korban Pembunuhan)

Efendi ditemukan kritis dengan sejumlah luka tusuk. Sementara Ema, istrinya, 40, beserta putrinya, Nova, 23, dan Tiara, 11, ditemukan tewas berpelukan.

Polisi juga belum mau berandai-andai terkait tusukan di tubuh Efendi. Penyidik menunggu Efendi pulih.  

"Kita tidak bisa pahami lukanya apakah disayat atau ditusuk. Yang jelas ada beberapa di leher dan perut, yang kita tunggu keterangan dari dokter di RS Polri," tutur dia. 

Sebelumnya, seorang ibu dan dua anaknya ditemukan tewas di rumahnya di Perumahan Taman Kota II, Blok B 6/5, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Tubuh ketiganya sudah tergeletak di kamar dengan kondisi penuh luka senjata tajam.




(REN)