Ditahan KPK, Kepala ULP Batu Irit Bicara

Achmad Zulfikar Fazli    •    Minggu, 17 Sep 2017 18:32 WIB
ott kpk
Ditahan KPK, Kepala ULP Batu Irit Bicara
Kepala Bagian Unit Layanan Pengaduan (ULP) Pemkot Batu Eddi Setiawan.

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi menahan Kepala Bagian Unit Layanan Pengaduan (ULP) Pemkot Batu Eddi Setiawan. Eddi merupakan tersangka kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji terkait proyek pengadaan meubelair di Pemerintah Kota Batu tahun anggaran 2017.

Eddi keluar dari Gedung KPK sekira pukul 16.20 WIB. Dia ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur setelah menjalani pemeriksaan selama 1x24 jam. 

Saat menuju mobil tahanan, tak banyak komentar yang disampaikannya. Ia hanya berharap ke depan bisa lebih baik.

"Baik semua, semoga ke depan kita bisa lebih baik," kata Eddi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Minggu 17 September 2017.

(Baca juga: Wali Kota Batu Dijanjikan Fee Rp500 Juta)

Ketika pewarta menayakan soal uang Rp100 juta yang diduga diterimanya dari Filipus Djap, seorang pengusaha, Eddi bungkam. Ia hanya menjawab dengan gelengan kepala.

KPK menetapkan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Kepala Bagian Unit Layanan Pengaduan (ULP) Pemkot Batu Eddi Setiawan dan pengusaha Filipus Djap sebagai tersangka. Filipus memberikan uang sejumlah Rp300 juta untuk Eddy Rumpoko dan Eddi Setiawan. 

Filipus sebagai pemberi diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Eddy Rumpoko dan Eddi Setiawan sebagai penerima diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.
 


(REN)