Pembebasan Ba'asyir Perlu Pertimbangan Lanjutan

Dheri Agriesta    •    Selasa, 22 Jan 2019 00:51 WIB
abu bakar baasyir
Pembebasan Ba'asyir Perlu Pertimbangan Lanjutan
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto (tengah). (Medcom.id/Dheri A)

Jakarta: Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menegaskan pembebasan Abu Bakar Baasyir butuh kajian mendalam. Salah satunya aspek ideologi. 

Wiranto mengatakan Presiden Joko Widodo memahami permintaan keluarga terkait pembebasan Baasyir. Apalagi, jika dilihat dari sisi kemanusiaan. 

"Namun, tentunya masih perlu dipertimbangkan berbagai aspek lain seperti ideologi Pancasila, NKRI, hukum, dan lain sebagainya," kata Wiranto saat konferensi pers di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 21 Januari 2019.

Presiden, kata Wiranto, meminta kementerian dan lembaga terkait mengkaji kemungkinan pembebasan Baasyir. Sehingga pemerintah dapat menanggapi permintaan keluarga Baasyir. 

Wiranto menjelaskan keluarga Baasyir telah mengajukan permintaan pembebasan sejak 2017. Keluarga beralasan usia menua dan sakit yang diderita Baasyir.

"Ini yang berkembang, jangan sampai ada spekulasi lain berhubungan dengan Abu Bakar Baasyir, saya dengar dan lihat ada banyak informasi yang berkembang, ini merupakan penjelasan resmi saya," tegas Wiranto. 

Saat ditanya mengenai kepastian pembebasan Baasyir, Wiranto menolak menjelaskan. Ia menegaskan pemerintah akan mempertimbangkan kembali permintaan pembebasan itu. 

"Kamu dengar enggak penjelasan saya? jangan berdebat dengan saya, tapi inilah penjelasan resmi, setelah melakukan kajian dan berkoordinasi bersama lembaga dan kementerian terkait," pungkas Wiranto. 





(LDS)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

2 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA