Polri Ajukan Brigjen Firli Gantikan Heru di KPK

Faisal Abdalla    •    Senin, 12 Mar 2018 19:07 WIB
polri
Polri Ajukan Brigjen Firli Gantikan Heru di KPK
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigen Mochammad Iqbal

Jakarta: Mabes Polri mengajukan tiga nama perwira tinggi untuk mengisi jabatan Deputi Penindakan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satu nama yang dicalonkan adalah Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), Brigjen Firli.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigen Mochammad Iqbal mengatakan Firli berkompeten untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan Irjen Heru Winarko yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
 
"Brigjen Firli saat ini menjadi Kapolda NTB. Beliau punya rekam jejak yang baik," kata Iqbal di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin 12 Maret 2018.
 
Iqbal mengatakan Filri pernah mengabdi di reserse Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Tengah. Hal itu menjadikannya sebagai perwira tinggi yang mumpuni untuk menduduki kabatan Deputi Penindakan KPK
 
"Itu adalah polda-polda besar yang membutuhkan penanganan kasus yang baik," ungkapnya.

Baca: Penyidik KPK Didominasi Anggota Polri

Sementara itu, dihubungi terpisah, Firli mengatakan dirinya siap mengabdi di KPK jika memang diberikan kesempatan. Namun ia enggan berandai-andai sebelum KPK mengumumkan secara resmi siapa yang akhirnya terpilih menduduki jabatan tersebut.
 
"Saya kan masih mengikuti tahapan seleksi, tentu pihak KPK lebih mengetahui siapa yang memenuhi persyaratan. Jika nanti sY yang dianggap memenuhi persyaratan, selaku abdi negara tentu saya siap untuk mengerahkan seluruh kompetensi, tenaga dan pikiran yang saya miliki. Tapi tentu kita tidak boleh berandai-andai," ujarnya.
 
Firli juga enggan mengomentari pencalonannya lebih jauh. Ia menegaskan akan mengikuti mekanisme dan aturan yang dimiliki KPK.
 
"Saya ikuti aturan saja, KPK punya mekanisme," tukasnya singkat.




(FZN)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

1 day Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA