KPK Duga Suap Bupati Subang buat Kampanye

Juven Martua Sitompul    •    Rabu, 14 Feb 2018 21:22 WIB
OTT Bupati Subang
KPK Duga Suap Bupati Subang buat Kampanye
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan. Foto: Antara/Wahyu Putro

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Subang Imas Aryumningsih sebagai tersangka kasus dugaan suap. Diduga, Imas menggunakan dana suap untuk membiayai kampanyenya di Pilkada 2018.
 
Imas merupakan salah satu calon bupati Subang yang telah ditetapkan KPU Kabupaten Subang. Dia dicalonkan berpasangan dengan Sutarno oleh Partai Golkar dan PKB.
 
"Sebagian uang diduga dimanfaatkan untuk kepentingan kampanye bupati," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung KPK, Jakarta, Rabu, 14 Februari 2018.
 
Tak hanya untuk kampanye, Imas diduga mendapat fasilitas berupa pemasangan baliho dan sewa kendaraan untuk kepentingan kampanye.
 
"Selain uang, bupati juga menerima fasilitas terkait pencalonan tersebut. Antara lain pemasangan baliho, dan sewa kendaraan untuk kebutuhan kampanye," ujar dia.

Baca: KPK Telisik Suap Bupati Subang buat Kampanye  

KPK sebelumnya menetapkan Imas sebagai tersangka. Imas diduga menerima suap secara bersama-sama terkait perizinan pabrik-pabrik di lingkungan Pemkab Subang.
 
Selain Imas, dua orang yakni Data (D) dan Kabid Perizinan DPMPTSP Kabupaten Subang Asep Santika (ASP) ditetapkan sebagai tersangka penerima suap. Sedangkan, Miftahhufin (MTH) selaku pihak swasta ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.
 
Imas bersama Data dan Asep diduga menerima suap atas kepengurusan izin PT ASP dan PT PBM senilai Rp1,4 miliar. Uang dikumpulkan melalui orang-orang dekat Imas.
 
Namun, diduga komitmen fee awal antara pemberi dengan perantara sebesar Rp4,5 miliar. Sedangkan komitmen fee antara Bupati dengan perantara hanya Rp1,5 miliar.




(FZN)